Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPD PDIP NTB. FOTO ANGGER RICO/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Lombok Utara telah meresmikan pembangunan kantor baru. Bertempat di Desa Medana Kecamatan Tanjung, nantinya kantor tersebut akan menjadi rumah bagi masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPD PDIP NTB Raden Nuna Abriadi yang hadir dalam kesempatan tersebut, Rabu (24/8).

Menurutnya, PDIP sebagai partai yang dikelola secara profesional idealnya harus memiliki kantor-kantor partai sendiri. Terlebih pada hari ini tercatat ada 19 peresmian kantor DPC dan 2 monumen Bung Karno di seluruh Indonesia yang dilakukan secara virtual dengan dipimpin langsung Ketua Umum yaitu Mengawati Soekarno Putri. Gedung tersebut akan dijadikan tempat untuk bertukar pikiran bagi masyarakat, kader, bahkan anggota DPRD dari partai berlambang banteng tersebut.

“PDIP memberikan contoh (untuk partai lain) bahwa partai politik itu memang harus punya sekretariat partai yang memang merupakan rumah rakyat. Itu memang menjadi keharusan sebuah parpol harus mempunyai sekretariat partai, jadi kita tinggalkan cara-cara lama sewa-sewa rumah orang lah apa itu,” ungkapnya.

Dijelaskan, seluruh biaya dalam pembangunan gedung dua lantai itu bersumber dari gotong royong seluruh kader partai yang duduk di DPR dan umumnya kader yang memiliki financial lebih. Kedepan Nuna yang juga politisi Udayana ini menegaskan, dengan berdirinya kantor baru ini diharapkan mobilitas sekretariat partai harus di buka 24 jam, menerima segala keluh kesah masyarakat maupun aspirasi-aspirasi masyarakat serta merumuskan sejumlah kebijak partai politik.

“Sekretariat itu sesungguhnya selain berfungsi ke dalam untuk berkumpulnya kader partai, tetapi sejatinya kantor partai itu juga merupakan representasi daripada tempat bagaimana masyarakat untuk bertukar fikiran dengan partai, dengan struktur partai, bahkan anggota DPR partai dan itu kita hajatkan untuk membangun kantor ini,” jelasnya.

“Bagaimana masyarakat membangun sinergitas karena bagaimana pun organisasi ini dibangun sebagai alat perjuangan yang di organisir dari sisi politik,” imbuhnya.

Dengan adanya sekretariat baru PDIP Lombok Utara tentu disebutnya harus memiliki target-target yang besar. Sebab, saat ini diketahui terdapat hanya tiga kader yang menduduki kursi di legislatif. Ini jelas merupakan PR bagaimana PDIP Lombok Utara supaya bisa menambah kursi tersebut. Raden Nuna menegaskan bahwa targetnya untuk KLU di pemilihan legislatif 2024 mendatang tidak muluk-muluk yaitu sebanyak 6 kursi harus bisa di raih.

“Kami membuka diri kepada siapa saja masyarakat yang ingin mengabdi melalui wadah parpol PDIP. Target kita hanya enam kursi, dan itu wajar karena pada pemilu sebelumnya Dapil I (Pemenang-Tanjung) bisa meraih 2 kursi, apabila mobilitas perjuangan diperkuat sedikit,” katanya.

“Kemudian Dapil III (Bayan) juga begitu. Makanya besok kita harapkan masing-masing dapil ini akan terisi oleh dua anggota DPRD,” imbuhnya.

Sementara untuk persiapan perekrutan calon legislatif, pihaknya mengaku sudah jauh hari sejak partai mendaftarkan diri ke KPU dari segala hal yang menyangkut persiapan kader partai dan masyarakat yang ingin berjuang untuk kepentingan masyarakat sudah dipersilakan mendaftar. Hanya saja yang diutamakan tentunya adalah kader partai, termasuk persiapan 30 persen keikutsertaan perempuan juga tak luput dari sasaran.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

“Nama-nama sudah ada masing kecamatan karena rekrutmen ini melalui ranting kemudian ke PAC lalu ke DPC dari sini ke DPD dan selanjutnya diteruskan ke DPP,” pungkasnya.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here