Sekda Lotim HM Juaini Taufiq saat pemasangan komponen fisik jembatan di Desa Peringgasela sebagai tanda dimulainya rehab rekon sejumlah pasilitas yang terdampak bencana. FOTO SUPARDI/ GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Pemkab Lombok Timur mulai merehab rekon sejumlah fasilitas umum dan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam beberapa waktu lalu. Salah satunya ialah pemasangan komponen fisik jembatan di Desa Peringgasela, Kecamatan Peringgasela.

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

“Jadi tidak semua keinginan masyarakat bisa diakomodir dikarenakan banyaknya fasilitas umum lainnya yang juga terdampak bencana yang harus segera tertangani,” ungkap Sekertaris Daerah (Sekda) Lotim, HM Juaini Taufiq saat pemasangan komponen fisik jembatan Desa Peringgasela sebagai tanda dimulainya rehab rekon sejumlah fasilitas yang terdampak bencana, Senin (13/11).

Kendati tidak semua keinginan masyarakat bisa diakomodir, namun banyaknya Pemkab melalui Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Lotim telah berkomitmen untuk segera mengatasi persoalan yang dialami masyarakat.

Sebelum dimulainya rehab rekon ini, Pemkab Lotim sebelumnya melakukan sosialisasi untuk mendengarkan aspirasi dan keinginan masyarakat terkait rehab rekon tersebut. Meski rehab rekon jembatan ini dilakukan oleh pemerintah, namun keterlibatan masyarakat dinilai sangat penting.

“Antusias masyarakat sangat luar biasa sekali, banyak sekali masyarakat yang hadir gotong royong untuk memulai pengerjaan jembatan ini. Kami berharap pengerjaan jembatan ini bisa tepat kualitas sesuai gambar, tepat waktu dan tepat sasaran,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lotim, Lalu Muliadi meyebutkan kerugian akibat bencana yang merusak sejumlah fasilitas umum dan beberapa infrastruktur jalan ditaksir mencapai Rp 1,6 miliar.

“Anggaran ini nantinya akan diperuntukkan untuk membangun sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak akibat luapan air. Dari hasil assesmen kami, fasilitas yang terdampak itu berada di 12 titik yang tersebar di tiga kecamatan,” sebutnya.

Jembatan yang terdampak bencana dan yang akan direhab diantaranya ialah jembatan di Desa Pringgasela Timur, jembatan Peresak di Desa Lendang Belo Kecamatan Montong Gading, jembatan Lingkung Tete Batu Selatan dan jembatan Marang Kotaraja.

Selain merehab, dua jembatan juga akan dibangun baru dikarenakan ambruk terdampak bencana termasuk sejumlah ruas jalan di Lotim yang terdampak bencana juga akan diperbaiki.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

“Termaauk fasilitas umum lainnya seperti tanggul dan penalutan sungai di Desa Loyok, Otak kokok Joben Desa Pesanggrahan dan desa Bagek Payung. Kemudian pemasangan bronjong dan pengerukan atau sedimentasi juga akan diperbaiki. Kami targetkan pada akhir Desember mendatang semuanya sudah tuntas dikerjakan,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here