GerbangIndonesia, Lotim – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera memperbaiki jalan yang rusak berat di sejumlah titik, khususnya jalan yang diprotes warga dengan ditanami pohon pisang dan dijadikan tempat mandi lumpur yang ada di Desa Serewe, Kecamatan Jerowaru.
Baca Juga: Isu Penculikan di Narmada Ternyata Hoaks, Polisi Sebut Penyebarnya Harus Ditangkap
Ia meminta jalan-jalan yang berlubang tersebut segera tertangani, sebab biaya pemeliharaan sudah tersedia. Ia berharap pimpinan OPD dapat segera mengatasi berbagai kendala yang ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Jalan-jalan yang ditanami pisang, dijadikan tempat memancing itu segera perbaiki, karena itu jalan bukan tempat menanam pisang,” ungkapnya, Kamis (16/2).
Terpisah, Kadis PUPR Lombok Timur, Ahmad Dewanto Hadi menyampaikan pada tahun ini tidak ada sama sekali Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan. Akan tepi jalan yang berlubang dan ditanami pisang tersebut akan ditangani menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) yang diarahkan dengan total anggaran sebesar Rp 4,1 miliar.
“Kami praktis saja mengalokasikan DAU yang diarahkan, karena tahun ini tidak ada DAK nol rupiah,” ungkapnya.
Sejauh ini, pihaknya juga telah memetakan titik-titik jalan yang rusak parah yang akan prioritaskan untuk direhab tahun ini, termasuk jalan yang ditanami pohon pisang oleh warga.
Disayangkan tindakan protes warga dengan cara penanaman pohon pisang di tengah jalan. Karena bagaimanapun itu adalah jalan bukan areal untuk menanam pisang.
Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB
“Beberapa hari ini banyak diberitakan penanaman pisang di tengah jalan oleh warga, bagaimana pun itu adalah jalan raya bukan areal tanam pisang,” pungkasnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







