Bupati saat rapat bersama para pihak seperti Balai Prasarana Permukiman wilayah (BPPW) NTB dan sejumlah rekanan, PUPR, PDAM, serta Camat di wilayah yang menjadi lokasi proyek tersebut. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy memastikan bahwa proyek SPAM Wilayah selatan dapat terlaksana dan menghindari potensi masalah sekecil apapun. Hal itu ditegaskan saat menggelar rapat bersama para pihak seperti Balai Prasarana Permukiman wilayah (BPPW) NTB dan sejumlah rekanan, PUPR, PDAM, serta Camat di wilayah yang menjadi lokasi proyek tersebut.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

Pertemuan tersebut untuk mencari jalan keluar kendala yang ditemui di lapangan. Salah satunya adalah belum terkonfirmasinya pemanfaatan sejumlah kecil lahan SMK Kotaraja sebagai tempat pembangunan instalasi pengolahan air (IPA).

“Permasalahan ini muncul karena adanya miskomunikasi antara para pihak seperti Pemerintah Provinsi NTB dan SMK bersangkutan,” ujaran nya, Selasa (04/04/2023).

Padahal kata dia, Pemkab Lombok Timur sudah mengirimkan surat terkait pemanfaatan lahan SMK untuk pembuatan IPA kepada pemerintah provinsi dan tembusan ke SMK. Karena itu pihaknya akan kembali melakukan koordinasi dengan para pihak.

Disebut agar tidak ada lagi penolakan dari masyarakat dibutuhkan pendekatan dan koordinasi lebih instensif dengan semua pihak. Diingatkannya bahwa perlu ditekankan kepada masyarakat yang ada di sumber yaitu Jeruk Manis, Kembang Kuning, dan Tetebatu Selatan bahwa penggunaan mata air tersebut tidak akan mengganggu kebutuhan air mereka.

“Kepada pihak rekanan, kami minta kepastian untuk rekondisi atau mengembalikan kondisi jalan maupun infrastruktur lain yang terkena dampak dari proses pengerjaan SPAM tersebut, seperti penggalian,” pintanya.

Keberadaan SPAM ini menjadi solusi kebutuhan air warga selatan dengan memanfaatkan air dari tiga sumber yaitu Barangpanas II (Jeruk Manis), Gawah Buak (Kembang Kuning), dan Sungai Lingkung (Tetebatu Selatan). Ketiga sumber tersebut telah memiliki rekomendasi teknis (rekomtek) dari BWS.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

Dengan demikian dipastikan bahwa pemanfaatan sumber air ini tidak berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan air di lokasi sumber dan sekitarnya. Sebab BWS telah memperhatikan neraca air dan keseimbangannya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here