GerbangIndonesia, Lotim – Polsek Sakra belum bisa memastikan penyebab kematian bocah RNA, asal Dusun Nurmujahidin Desa Rumbuk Kecamatan Sakra Lombok Timur. Bocah 8 tahun itu sebelumnya ditemukan meninggal dunia di ladang milik warga setempat.
Baca Juga: Demi Indonesia Emas 2045, Kapolri Minta Serikat Mahasiswa Muslimin Ingat Soal Ini..
Kapolsek Sakra, IPTU Rahmadi menyampaikan bahwa sejauh ini pihaknya belum bisa menyimpulkan sebab dan motif dari kematian korban sebab pihaknya masih menunggu hasil otopsi. Kasus ini kata dia sedang didalami.
“Kita masih menunggu hasil dari otopsi korban, nanti setelah keluar hasilnya kita bisa simpulkan sebab kematian korban. Nanti kita akan sampaikan setelah hasilnya kita dapatkan,” ungkapnya, saat ditemui di Selong, Kamis (25/05).
Disebutkan, berdasarkan hasil olah TKP ulang dan pemeriksaan luar dari korban, kematian korban dinilai tidak wajar. Sebab TKP tempat ditemukannya korban merupakan ladang yang penuh ilalang dan berbukit, sehingga diprediksi bahwa korban yang masih bocah tersebut tidak akan bisa sampai di tempat tersebut.
Selain itu luka-luka yang ada di tubuh korban juga dinilai tidak wajar jika luka tersebut merupakan bekas jatuh. Sementara terkait adanya informasi yang bredar bahwa perhiasan korban yang hilang saat ini masih didalami dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.
“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi terkait perhiasan yang digunakan korban itu, sejuah ini kami sudah memeriksa belasan saksi baik dari keluarga dan masyarakat terdekat. Initinya kasus ini akan terus berlanjut dan kami dalami,” ungkapnya.
Setalah menjalani otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB, selanjutnya jenazah korban dibawa pulang sekitar pukul 14:30 Wita. Jenazah korban langsung dibawa ke Masjid Al-Wasilah Desa Rumbuk, kemudian korban dimakamkan sekitar pukul 15.30 Wita. Tangis keluarga dan masyarakat sekitar pecah mengiringi jenazah korban saat dibawa ke pemakaman.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
Kesedihan juga sangat jelas terpancar di raut wajah Bupati Lombok Timur yang saat itu ikut mengantarkan korban ke pemakamannya. Diketahui korban merupakan keluarga dekat dari Bupati. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli








