GerbangIndonesia, Mataram — PMII Komisariat Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) menyuarakan desakan agar Konferensi Cabang (Konfercab) PMII Kota Mataram segera dilaksanakan. Desakan ini disampaikan seiring dengan telah berakhirnya masa kepengurusan PC PMII Kota Mataram pada 30 Juni 2025 lalu.
Baca Juga: NTB Panen Medali di Porwanas Banjarmasin, Buntuti Tuan Rumah di Posisi Puncak Klasemen
Ketua PMII Komisariat Undikma, Renggo Wawan Adrian Saputra menegaskan bahwa penyelenggaraan Konfercab merupakan amanat konstitusi organisasi yang harus segera ditindaklanjuti, terlebih setelah adanya instruksi resmi dari Pengurus Besar PMII.
“PB PMII melalui surat Nomor: 185.PB-XXI.02.011.A.1-06.2025 tertanggal 30 Juni 2025 telah menegaskan bahwa cabang yang masa berlaku SK-nya telah habis wajib melaksanakan Konfercab paling lambat 90 hari setelah surat dikeluarkan,” jelas Renggo melalui rilis resmi, Rabu malam (23/07/2025).
Dengan demikian, PC PMII Kota Mataram memiliki batas waktu maksimal hingga akhir September 2025 untuk menyelenggarakan Konfercab secara sah. Bila tidak terlaksana dalam tenggat waktu yang ditentukan, maka akan dikenakan sanksi sesuai aturan organisasi.
Lebih lanjut, Renggo juga menyoroti persoalan internal selama masa kepengurusan sebelumnya, seperti stagnasi program kerja, minimnya transparansi, dan dugaan penyalahgunaan wewenang organisasi untuk kepentingan pribadi. Hal ini, katanya, berdampak pada menurunnya kualitas kaderisasi dan melemahnya kepercayaan kader di tingkat komisariat.
Adapun poin-poin tuntutan PMII Komisariat Undikma antara lain:
- Segera umumkan dan laksanakan tahapan Konfercab, mulai dari pembentukan SC dan OC, hingga pendaftaran calon ketua serta penetapan peserta dan pemilik suara.
- Libatkan seluruh komisariat secara aktif dan setara dalam proses Konfercab.
- Pastikan Konfercab berlangsung demokratis, transparan, dan akuntabel.
- Apabila Konfercab tidak dilaksanakan dalam batas waktu yang ditentukan, maka perlu segera diambil langkah penyelamatan organisasi melalui Musyawarah Luar Biasa (KLB).
“Kami berharap Konfercab ini tidak hanya menjadi ajang suksesi, tetapi juga momentum evaluasi dan transformasi organisasi ke arah yang lebih progresif, inklusif, dan menjunjung tinggi nilai Dzikir, Pikir, dan Amal Shaleh,” tegas Renggo.
Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity
Ia pun menyerukan kepada seluruh kader dan komisariat di Kota Mataram untuk bersatu mengawal pelaksanaan Konfercab sebagai bentuk tanggung jawab bersama demi masa depan PMII yang lebih baik. (*)
Editor: Lalu Habib Fadli







