GerbangIndonesia, Sumbawa– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penjelasan Bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, Rabu (19/11). Rapat berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa dan dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta pimpinan organisasi perangkat daerah.
Dalam penyampaiannya, Wakil Bupati menerangkan bahwa penyusunan APBD 2026 diarahkan untuk mendukung pencapaian target indikator makro daerah. Target tersebut meliputi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,15 persen, PDRB per kapita Rp 38,99 juta, angka kemiskinan 10,86 persen, rasio Gini 0,299, tingkat pengangguran terbuka 2,17 persen, IPM 73,91 poin, serta Indeks Kualitas Lingkungan Hidup 78,26 poin.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah menetapkan delapan prioritas pembangunan. Prioritas itu antara lain penguatan sumber daya manusia unggul, penguatan nilai budaya Sumbawa, peningkatan tata kelola pemerintahan, peningkatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, penguatan mitigasi bencana dan kualitas lingkungan hidup, pengembangan ekonomi inovatif dan inklusif, penguatan riset dan inovasi, serta percepatan penurunan angka kemiskinan.
Wakil Bupati juga memaparkan bahwa pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026 mengalokasikan anggaran melalui 15 Program Strategis Nasional (PSN) serta sejumlah program lainnya yang manfaatnya langsung diterima masyarakat. Program tersebut antara lain Program Makan Bergizi Gratis sebesar Rp 335 triliun, Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda Rp 27,9 triliun, Program Keluarga Harapan Rp 28,7 triliun, Bantuan Pangan Non Tunai Rp 43,8 triliun, renovasi sekolah Rp 22,5 triliun, Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Rp 83 triliun, Kampung Nelayan dan Perikanan Nasional Rp 6,6 triliun, serta program kesehatan seperti cek kesehatan gratis, penanganan TB, dan revitalisasi rumah sakit senilai Rp 7,3 triliun. Total alokasi program strategis tersebut mencapai Rp 1.376,9 triliun.
“Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan DPRD dalam memperjuangkan berbagai alokasi anggaran dari program prioritas tersebut demi percepatan pembangunan di daerah,” tegas Wakil Bupati.
Ia menutup penyampaiannya dengan menyatakan bahwa seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari visi pemerintah daerah untuk mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera. (*)







