GerbangIndonesia, Lombok Timur — Aparat kepolisian mengamankan enam pemuda asal Desa Labuhan Lombok dalam sebuah kasus yang terjadi pada Rabu (04/02/2026). Peristiwa ini memicu perhatian pemerintah desa yang langsung menyoroti pentingnya penguatan pembinaan bagi generasi muda.

Kepala Desa Labuhan Lombok, H.J. Siti Zaenab Masaro, menyatakan kejadian tersebut menjadi bahan refleksi bersama. Ia menilai persoalan yang menjerat para pemuda tidak berkaitan langsung dengan faktor ekonomi, sebab secara umum kondisi keseharian mereka dinilai cukup terpenuhi.

Menurutnya, dinamika pergaulan dan pengaruh lingkungan sosial lebih berperan dalam membentuk perilaku remaja. Karena itu, pengawasan serta bimbingan dari keluarga dan masyarakat dianggap krusial.

Pemerintah desa, kata dia, selama ini telah menjalankan sejumlah kegiatan pencegahan. Edukasi mengenai dampak penyalahgunaan narkoba dan risiko kenakalan remaja kerap diberikan kepada kalangan pelajar dan pemuda desa.

Selain itu, instansi dari tingkat kabupaten seperti Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lombok Timur juga pernah menggelar penyuluhan di desa tersebut. Meski program sudah berjalan, ia menilai konsistensi dan keterlibatan semua pihak tetap menjadi kunci.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah desa mendorong adanya program pendampingan yang lebih rutin serta kegiatan positif yang melibatkan pemuda, mulai dari aktivitas sosial hingga pengembangan minat dan bakat.

Pemerintah desa berharap, melalui sinergi antara aparat, orang tua, tokoh masyarakat, dan lembaga terkait, para remaja dapat diarahkan pada hal-hal yang produktif sehingga kejadian serupa tidak terulang. Generasi muda pun diharapkan tumbuh dengan kesadaran hukum dan tanggung jawab sosial yang lebih kuat.(win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here