GerbangIndonesia, Lombok Timur — Jumlah warga Lombok Timur yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini bertambah setelah otoritas setempat mengaktifkan daftar cadangan. Penyesuaian tersebut membuat total calon jemaah yang masuk daftar berangkat meningkat dari data awal.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lombok Timur, H. Makinudin, menyampaikan bahwa hingga Rabu (04/02/2026) total jemaah tercatat 1.390 orang. Sebelumnya, angka yang ditetapkan berada di 1.374 orang.
Menurutnya, perubahan terjadi karena beberapa calon jemaah pada porsi utama tidak dapat melanjutkan tahapan keberangkatan. Kekosongan itu kemudian diisi oleh pendaftar cadangan yang telah siap dari sisi persyaratan.
Ia menjelaskan, pembatalan keberangkatan umumnya dipicu kondisi kesehatan, jemaah meninggal dunia, atau dokumen yang belum memenuhi ketentuan. Karena itu, proses pembaruan data terus dilakukan sampai jadwal penerbangan ditetapkan secara pasti.
Untuk pola keberangkatan, Lombok Timur diperkirakan tergabung dalam lima kelompok terbang. Sebagian kloter direncanakan diisi penuh oleh jemaah asal Lombok Timur, sementara sisanya akan dikombinasikan dengan daerah lain. Rincian final masih menunggu keputusan resmi dari pihak berwenang.
Selain soal kuota, masa antrean haji di daerah ini kini berada di kisaran 26 tahun. Rentang tersebut dinilai lebih baik dibanding beberapa tahun lalu yang sempat melampaui 30 tahun. Tingginya minat masyarakat disebut tetap menjadi faktor utama panjangnya daftar tunggu.
Kementerian Haji dan Umrah Lombok Timur mengingatkan para calon jemaah agar menjaga kebugaran dan memastikan kelengkapan administrasi sejak dini. Persiapan tersebut dinilai penting agar proses keberangkatan dapat berjalan tanpa hambatan saat jadwal telah ditetapkan.(dan)







