Petugas Satpol PP KLU saat menertibkan sejumlah rombong PKL di Tanjung. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lombok Utara menertibkan sejumlah pedagang yang berada di area Alun-alun Dayan Gunung Kecamatan Tanjung. Para pedagang yang ditertibkan notabene mereka berjualan ditengah dan samping lokasi sehingga harus di tertibkan. Demikian diungkapkan Kepala Satpol PP KLU Totok Surya Syahputra, Senin (09/02/2026).

Menurutnya, penertiban ini merupakan bagian dalam rangka menata kawasan tersebut terlebih dengan adanya bangunan Icon Ibu Kota Tanjung yang baru, Polpp merasa perlu memilah pedagang sehingga tidak menumpuk di satu titik saja.

“Kita sudah lakukan penataan agar rapi dari sebelumnya itu nanti akan diatur. Lapak pedagang kita pindahkan,” ujarnya.

Dijelaskan, nantinya disebelah timur lapangan akan dibangun lokasi lapak khusus bagi para pedagang oleh Disperindag sehingga masyarakat yang datang ke Alun-alun jika ingin berbelanja menjadi terpusat di satu area. Demikian pula dengan jam jualan juga akan ditentukan mengingat masyarakat yang berjualan ini kerap kali datang berbarengan.

“Sebelah timur akan dibangun lokasi lapak untuk pedagang, khusus pedagang stand by terdata yang PKL di dalam lapangan akan diatur nanti jam pelaksanaan,” jelasnya.

Totok menambahkan, sebelumnya pendataan oleh OPD terkait sudah dilakukan demikian pula dengan rapat koordinasi yang juga melibatkan para pedagang. Mengingat ini akan memasuki Bulan Ramadan, suapaya nanti pedagang tidak membludkan dan menyebabkan kemacetan pun merusak estetika pemandangan di area Alun alun.

“Kita sudah jelaskan konsep penataan ke pedagang, apalagi nanti ada semacam stand selama Ramadan jadi harus kita atur,” katanya.

“Yang menjadi persoalaan ketika ada pedagang musiman yang jualan sehingga tidak menjadi pasar tumpah,” imbuhnya.(iko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here