Gerbangindonesia.co.id – Lombok Timur – Kawasan Sembalun kembali mendapat perhatian dalam pengembangan sektor pariwisata dan pelayanan publik. Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menilai keberadaan fasilitas kesehatan yang memadai menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga kenyamanan masyarakat dan wisatawan.
Hal itu disampaikan saat Bupati meresmikan klinik swasta bertaraf internasional di Sembalun, Senin (22/6/2026). Ia menyebut hadirnya klinik tersebut sebagai langkah nyata dalam memperkuat layanan kesehatan di wilayah yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Lombok Timur.
Menurut Bupati, Sembalun tidak hanya membutuhkan promosi wisata, tetapi juga dukungan fasilitas dasar yang dapat memberikan rasa aman bagi pengunjung. Dengan adanya klinik tersebut, wisatawan maupun masyarakat setempat diharapkan lebih mudah mendapatkan pertolongan medis ketika dibutuhkan.
Ia juga berharap klinik tersebut terus meningkatkan kapasitas pelayanan. Selain melayani rawat jalan, Bupati mendorong agar ke depan fasilitas tersebut dapat berkembang hingga menyediakan rawat inap, sepanjang telah memenuhi aturan dan ketentuan yang berlaku.
Dalam pelayanan kepada pasien, Bupati meminta seluruh tenaga medis mengutamakan sikap ramah, cepat tanggap, dan profesional. Menurutnya, kualitas layanan kesehatan tidak hanya diukur dari fasilitas, tetapi juga dari cara petugas melayani masyarakat.
Klinik tersebut juga diharapkan dapat memperkuat jejaring pelayanan kesehatan di Sembalun dengan membangun koordinasi bersama Puskesmas dan rumah sakit rujukan. Kerja sama itu dinilai penting agar pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan dapat segera mendapatkan layanan yang tepat.
Di sisi lain, Bupati menilai keberadaan klinik swasta tersebut menjadi bukti bahwa Lombok Timur merupakan daerah yang terbuka bagi investasi. Pemerintah daerah, katanya, akan memberikan dukungan kepada investor yang ingin membangun usaha dan memberi dampak positif bagi masyarakat.
Ia menegaskan, investasi yang baru masuk perlu diberi ruang untuk berkembang. Karena itu, pemerintah daerah tidak ingin membebani pelaku usaha sejak tahap awal, terutama melalui pungutan atau pajak yang terlalu tinggi.
“Jangan sampai orang baru mau membangun, pajaknya sudah ditekan tinggi, akhirnya investor lari. Kita besarkan dulu usahanya, jika sudah berhasil berjalan, baru kita optimalkan pajaknya demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya.
Dukungan tersebut disambut baik oleh pihak klinik, terlebih izin operasional juga diserahkan langsung dalam momentum peresmian tersebut.
Selain menyinggung investasi, Bupati turut mengingatkan masyarakat Sembalun agar lebih berhati-hati dalam mengelola aset, khususnya lahan produktif. Ia meminta masyarakat tidak mudah menjual tanah kepada pihak luar, mengingat nilai strategis Sembalun semakin besar seiring berkembangnya pariwisata.
Sebagai pilihan, Bupati mendorong pola kerja sama melalui sistem sewa jangka panjang. Dengan cara itu, investor tetap dapat mengembangkan usaha, sementara kepemilikan lahan tetap berada pada masyarakat atau daerah.
Bupati juga mendorong agar berbagai kegiatan dan event lebih sering digelar di Sembalun. Langkah tersebut dinilai dapat menggerakkan ekonomi kreatif, membuka peluang usaha, serta memberikan manfaat langsung bagi pelaku UMKM dan warga sekitar.
Sembalun dikenal memiliki daya tarik alam yang kuat. Berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, wilayah ini menawarkan hamparan pertanian, udara sejuk, serta perbukitan hijau yang menjadi tujuan wisata pendakian dan ekowisata.
Dengan potensi tersebut, penguatan layanan kesehatan, dukungan investasi, dan perlindungan aset masyarakat diharapkan mampu mendorong Sembalun berkembang secara berkelanjutan.(dan)







