GerbangIndonesia, Lombok Barat — Ribuan masyarakat Kabupaten Lombok Barat memadati acara Tabligh Akbar bertajuk “Muhasabah Kebangsaan” yang menghadirkan ulama kondang asal Riau, Ustaz Abdul Somad (UAS), Sabtu malam, 12 September 2026.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak acara berlangsung. Ribuan jamaah datang untuk mendengarkan langsung tausiah UAS yang menyampaikan berbagai nasihat keagamaan sekaligus pesan kebangsaan.
Suasana semakin khidmat ketika UAS menyampaikan pesan-pesan yang mengajak masyarakat untuk melakukan introspeksi diri serta memperkuat kepedulian terhadap kehidupan sosial dan pembangunan daerah.
Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, mengaku tersentuh bahkan merinding mendengar langsung nasihat yang disampaikan UAS.
“Saya cukup merinding mendengar nasihat-nasihat yang disampaikan Ustaz Abdul Somad. Ini menjadi momentum bagi kita semua untuk bermuhasabah dan melakukan perbaikan ke depan,” ujar Nurul Adha.
Perempuan yang akrab disapa Una itu berharap berbagai persoalan yang terjadi di Lombok Barat tidak kembali terulang. Menurutnya, momentum Muhasabah Kebangsaan harus menjadi titik untuk terus melakukan pembenahan, baik dalam pemerintahan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan Lombok Barat tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah mampu menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Indikator keberhasilan Lombok Barat itu bagaimana pendidikan bisa gratis, masyarakat miskin mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, dan jalan-jalan yang ada di Lombok Barat bisa diperbaiki semuanya,” tegasnya.
Nurul Adha juga meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar pemerintah daerah dapat menjalankan tugas dengan baik. Ia mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar bekerja dengan penuh komitmen dan tidak sekadar menjalankan rutinitas.
Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan kerja sama yang kuat antara eksekutif dan legislatif. Lebih dari itu, seluruh pihak harus berani melakukan evaluasi terhadap diri sendiri dan memastikan setiap kebijakan benar-benar bermuara pada kepentingan masyarakat.
“Mari kita sama-sama bermuhasabah, memperbaiki diri dan berbuat baik kepada masyarakat. Jangan hanya baik di mulut saja, tetapi harus diwujudkan dalam kerja nyata,” ujarnya.
Acara Muhasabah Kebangsaan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan dan perwakilan OPD Kabupaten Lombok Barat, anggota DPRD, tokoh agama, serta sejumlah tuan guru yang ada di Kabupaten Lombok Barat.
Kehadiran ribuan masyarakat dalam acara tersebut menunjukkan tingginya antusiasme warga untuk mengikuti kegiatan keagamaan sekaligus menjadikan momentum tersebut sebagai ruang refleksi bersama bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
Muhasabah Kebangsaan pun diharapkan tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh elemen daerah untuk terus berbenah, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Lombok Barat. (dil)







