Gerbangindonesia.co.id – MATARAM – Keseriusan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam menjaga keamanan wilayah kembali ditunjukkan melalui pengerahan 127 personel untuk melaksanakan patroli skala besar di Kota Mataram, Jumat malam (6/11). Kegiatan tersebut difokuskan pada pemantauan sejumlah kawasan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan ketertiban masyarakat.
Langkah pengamanan ini melibatkan personel lintas satuan, sehingga pelaksanaan patroli dapat didukung oleh berbagai fungsi kepolisian. Unsur yang diterjunkan meliputi Satbrimob, Ditsamapta, Ditlantas, Ditpamobvit, serta jajaran reserse Polda NTB.
Sebelum bergerak menuju lokasi sasaran, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Lapangan Parkir Mapolda NTB. Kegiatan tersebut dipimpin Kabag Dalops Roops Polda NTB, AKBP Yudha Pranata, S.I.K., S.H.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., mengatakan pengerahan personel tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kondisi keamanan yang terjaga melalui langkah pencegahan secara langsung.
Menurut Kholid, patroli dengan melibatkan berbagai satuan diharapkan mampu memperkuat pengawasan sekaligus memastikan masyarakat merasakan kehadiran aparat kepolisian. Upaya tersebut juga menjadi bentuk kesiapsiagaan Polri dalam menghadapi kemungkinan munculnya gangguan kamtibmas.
Dalam arahannya, personel diminta menjalankan tugas dengan mengutamakan sikap persuasif dan mengedepankan kepentingan masyarakat. Namun, setiap anggota tetap dituntut mampu bertindak tegas secara profesional apabila menemukan pelanggaran, dengan tetap berpedoman pada prosedur dan ketentuan hukum.
Rute pengawasan meliputi sejumlah kawasan di Kota Mataram, termasuk Jalan Udayana, Ampenan, Cakranegara, Jempong, hingga Loang Balok. Kawasan tersebut menjadi bagian dari titik pemantauan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Polda NTB berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak terhadap peningkatan pengawasan, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya kepolisian dalam memberikan perlindungan dan pelayanan.
Keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan juga dinilai penting. Dengan adanya kerja sama antara aparat dan warga, upaya menciptakan Kota Mataram yang aman, tertib, dan kondusif diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.(red)







