GerbangIndonesia, Lotim – Sejumlah warga Desa Labuhan Haji Kecamatan Labuhan Haji Lombok Timur membenarkan kemunculan buaya beberapa hari terakhir.
Seperti yang diutarakan salah seorang warga Labuhan Haji, Nursaim. Dia mengatakan, kejadian tersebut merupakan kejadian nyata, karena saat kejadian bayak warga labuan haji yang menyaksikannya secara langsung. Terlebih warga saat itu tengah berada di pantai.
Baca Juga: Superbike Syaratkan 50 Persen Warga NTB Divaksin
“Banyak saksinya. Karena saat itu banyak warga yang sedang di pantai,” katanya kepada wartawan, Senin (16/8).
Kontroversi kemunculan buaya di Pantai Labuhan Haji hingga saat ini memang masih terus diperdebatkan kebenaranya. Namun berita viral terkait kemunculan buaya tersebut bukan hoaks dan memang benar terjadi.
Kata dia, fakta kemunculan buaya di Pantai Labuhan Haji tersebut juga dibenarkan dengan adanya banner imbauan yang dipasang oleh BKSDA Provinsi NTB di bibir pantai.
“Kemunculan buaya itu pertama kali dilihat oleh pemancing yang tengah mencari kerang dan rumput laut. Kemudian atas inisiatif warga, buaya itu dihalau oleh nelayan agar tidak menepi ke arah pantai,” ceritanya.
Camat Labuhan Haji, Muhir juga membenarkan kemunculan buaya tersebut. Namun dirinya tidak heran dengan kemunculan buaya tersebut. Sebab buaya itu karena dari dulu muara sungai Pantai Labuhan Haji sudah dihuni buaya
“Iya benar, tapi satu ekor saja. Bukan puluhan seperti yang ramai di media sosial,” ulasnya.
Baca Juga: Pengaspalan Rampung, NTB Wujudkan Sirkuit Internasional
Namun isu munculnya buaya lantaran adanya kapal pembawa buaya yang terbalik, tidak dibenarkan Muhir.
“Itu berita hoaks,” jawabnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







