Bupati H Djohan Sjamsu (tengah) saat memberikan bantuan secara simbolis. FOTO ANGGER RICO/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Para petani di Kabupaten Lombok Utara (KLU) diberikan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan). Pemberian bantuan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3). Bantuan ini dihajadkan bisa menggenjot produksi pertanian yang berimplikasi dalam peningkatan ekonomi.

Baca Juga: Puji Program Kampung Sehat, Gubernur NTB: Mampu Tekan Covid-19

Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu sendiri memberikan bantuan secara simbolis di halaman kantor DKP3, Kamis, (16/12). Menurut Djohan, daerah saat ini tengah mengalami penurunan ekonomi dari sejumlah aspek. Hal ini akibat bencana gempabumi yang beberapa tahun lalu melanda, dan ditambah dengan imbas Covid-19. Untuk menggeliatkan kembali ekonomi pemerintah mendukung masyarakat salah satunya pada sektor ekonomi. Pasalnya, pertanian dirasa tak terlalu berdampak signifikan bahkan di tengah pandemi dunia, eksisteni para petani justru tak memudar.

“Kalau kita belajar dari situasi sekarang daerah kita mengalami dua bencana besar. Untuk membangkitkan ekonomi, dengan memprioritaskan pertanian kita harap sedikit demi sedikit bisa menaikan ekonomi,” ungkapnya.

Dikatakan Djohan, Lombok Utara memiliki lahan pertanian pun perkebunan yang berlimpah. Maka itu dalam menghasilkan produksi yang banyak mesti ditunjang dengan fasilitas salah satunya alsintan tersebut. Pihaknya berharap, para kelompok petani yang menerima bantuan kali ini supaya bisa memanfaatkan dan menjaga peralatan yang telah dibeli menggunakan APBD 2022 tersebut.

“Yang menerima bantuan saya harap bisa memanfaatkan apa yang diberikan Pemda. Kemudian pada tahun 2022 kita juga perlu lakukan beberapa inovasi. Saya yakin dan percaya, kalau kita kompak bersatu ekonomi daerah akan segera pulih,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala DKP3 Tresnahadi menjelaskan bantuan Alsintan ini terdiri motor roda tiga, corn sheller, pulper, hingga pompa air. Selain memberikan bantuan alat, Dinas juga memberikan bantuan pembangunan berupa tiga titik rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT) DBH-CHT,  dua titik jaringan irigasi, serta gudang penyimpanan tembakau. Keseluruhan alat tersebut diharapkan bisa menjadi solusi masalah kekurangan tenaga kerja yang dibutuhkan dalam usaha tani.

Baca Juga: Lima Zodiak Ini Diprediksi Bakal Kaya Raya di Masa Depan, Kamu Termasuk?

“Alsintan ini mutlak dibutuhkan dalam pembangunan pertanian dalam rangka peningkatan produksi baik kualitas maupun kuantitas yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here