
GerbangIndonesia, Lotim – Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur, H Rumaksi SJ melakukan sidak pelaksana vaksinasi anak usia 6-11 tahun di MI NW Aikdewa, Kecamatan Peringgasela, Lotim. Kehadirannya untuk memastikan pelaksanan vaksinasi anak berjalan lancar dan ketersedian vaksin di Lotim terpenuhi.
Baca Juga: Resmi Tersangka, Ustad Mizan Qudsiah Diamankan Polda NTB
“Karena kemarin itu di Kecamatan Peringgabaya ada sekolah yang siswanya 400 tapi jumlah vaksinnya hanya 200. Pas anak-anak semangat, vaksin malah vaksinnya yang kurang, kita di Lotim masih kurang tapi nanati kita minta droping lagi,” ujarnya.
Dirinya sangat mengapresiasi pelaksanan vaksinasi yang di lakukan di sekolah tersebut. Mengingat para siswa didampingi langsung oleh orang tua masing-masing.
Kata dia, selama ini banyak para orang tua yang tidak ingin anaknya divaksin karena termakan oleh berita yang tidak benar atau hoaks. Padahal menurutnya pemberian vaksinasi terhadap anak sangat penting sekali agar anak tetap sehat dan tidak tertular oleh penyakit.
“Yang menolak itu karena terpengaruh oleh berita yang tidak jelas, tapi ini sangat bagus sekali sampai-sampai orang tuanya datang mendampingi. Ini adalah salah satu cara kita untuk melindungi anak dari penyakit,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala MI NW Aikdewa, Zulpaiyah menyatakan, dirinya sangat mendukung kegiatan vaksinasi terhadap anak-anak didiknya. Sebab dirinya menilai dengan diberikannya vaksinasi, diharapakan siswa bisa menjadi lebih sehat untuk mengikuti pelajaran.
“Sebelum dilakukan vaksinasi ini kami lakukan sosialisasi dulu kepada anak-anak setiap hari ketika selesai imtaq agar mereka tidak takut dan mau divaksin,” terangnya.
Kata dia, sebagian besar siswa si sekolah tersebut sebut sudah tervaksinasi. Dari jumlah siswa sebanyak 184 siswa, yang sudah tervaksin sebanyak 142 siswa.
Baca Juga: Resmi Tersangka, Ustad Mizan Qudsiah Diamankan Polda NTB
“Yang divaksin ini dari kelas 2 sampai kelas enam. Karena kelas 1 kemarin sudah vaksin imunisasi jadi tidak bisa divaksin hari ini, dan ada beberapa orang juga yang belum bisa divaksin karena kurang sehat,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







