Kadis DP3AKB Lotim, H Ahmat. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA



GerbangIndonesia, Lotim – Guna menurunkan angka stunting di Lombok Timur, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (DP3AKB) Lotim tahun ini menyiapkan sebanyak 3.063 kader pendamping di Lotim.

Baca Juga: Resmi Tersangka, Ustad Mizan Qudsiah Diamankan Polda NTB

Kadis DP3AKB Lotim, H Ahmat menyampaikan di masing-masing desa nanatinya terdapat 4 sampai 5 orang kader pendamping akan di tempatkan dengan diketuai oleh para bidan, untuk melakukan pendampingan kepada keluarga yang memiliki anak remaja.

“Tugasnya nanti melakukan pengawalan pranikah yakni dengan melakukan pemeriksaan. Tiga bulan sebelum menikah harus ada pemeriksaan reproduksinya, sehingga semua pendamping desa itu hasilnya betul-betul sesui dengan apa yang kita harapkan dalam rangka percepatan penurunan angka stunting,” ujar H Ahmat, Jumat (21/1).

Selain melakukan pendapingan terhadap para remaja yang akan menikah, para pendamping tersebut juga nanatinya akan melakukan konseling terhadap para remaja dan keluarga untuk mengantisipasi terjadinya kekerasan terhadap anak husnya terhadap anak prempuan yang dinilai sangat rentan terkena kekerasan.

Kata dia, selama ini banyak video mesum yang beredar di Lotim, yang dilakukan oleh oknum pelajar. Sehingga kejadian tersebut menjadi atensi penuh DP3AKB Lotim, agar hal serupa tidak terjadi lagi kedepannya di Lotim.

“Kedepan kita juga akan menyiapakan forum anak, genre, termasuk kader pendamping keluarga itu, untuk melakukan sosialisasi kepada ibu-ibu yang memiliki anak-anak remaja khusunya perempuan dan yang terpenting adalah pengawasan dari orang tua,” jelasnya.

Baca Juga: Resmi Tersangka, Ustad Mizan Qudsiah Diamankan Polda NTB

Selain itu, pihaknya juga menargetkan pada tahun 2022 ini, semua kecamatan yang ada di Lotim harus memiliki Forum anak. Sebab hingga saat ini Lotim hanya memiliki sembilan forum anak. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here