
GerbangIndonesia, Lotim – Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidakyah (MI) di Kecamatan Selong mengikuti vaksinasi massal yang berlangsung di SDN 3 Kelayu Utara, Kecamatan Selong, Lombok Timur, Rabu (16/2). Dosis vaksin yang diberikan dalam pelaksanan vakainasi tersebut yakni dosis 1, 2 untuk anak umur 6 samapi 11 tahun dan dosis 1, 2, 3 untuk masyarakat umum.
Baca Juga: Optik Bersama Siapkan 100 Unit Kacamata Baca dan Minus Gratis, Ini Syaratnya..
“Alhamdulillah antusias masyarakat di Kecamatan Selong, khususnya anak-anak kita sangat tinggi,” ujar Camat Selong, Usman usai gelaran vaksinasi.
Kata dia, jumlah capaian vaksinasi terhadap anak di Kecamatan Selong hingga saat ini baru mencapai 60 persen untuk dosis pertama. Namun dirinya optimistis dalam waktu dekat ini capaian vaksinasi anak di Kecamatan Selong akan mencapai 80 persen lebih. Mengingat saat ini proses vaksinasi anak masih berlangsung.
Sementara itu, di Kecamatan Selong sendiri terdapat sejumlah siswa yang sampai saat ini belum bisa divaksinasi. Lantaran beberapa faktor, seperti kesehatan dan beberapa orang tua siswa juga masih ada yang tidak mengizinkan anaknya untuk divaksinasi.
“Tapi kita sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyosialisasikan kepada orang tua murid. Tapi masyarakat kita sejauh ini sudah menyadari dan sudah mau anaknya untuk divaksinasi,” katanya.
Sementara itu, Kapolda NTB, Irjen Pol. Drs. Djoko Powerwanto yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan, kegiatan vaksinasi massal tersebut dalam rangka percepatan capain kekebalan kelompok atau Herd Immunity di NTB, khususnya di Lotim. Disebutkan saat ini capaian vaksinasi di NTB untuk dosis pertama sudah mencapai 90 persen lebih. Sementara untuk dosis dua baru mencapai 62 persen.
“Itu yang akan kita kejar karena vaksin kedua harus mengikuti jumlah capaian vaksinasi pertama,” terangnya.
Sementara untuk memastikan ketersedian vaksinasi di Lotim tetap aman, Polda NTB sudah berkoordinasi dengan semua pihak, terutama Kemenkes untuk menjamin ketersedian vaksinasi. Namun hingga saat ini ketersedian vaksinasi di NTB, kususnya Lotim masih terkontrol dengan baik dan masih dalam keadaan aman.
Baca Juga: Waw… FC Barcelona Bakal Bikin Sekolah Bola di NTB, Begini Konsepnya..
Terkait dengan adanya vaksin yang kadaluarsa, dirinya berharap agar pelaksanaan vaksinasi di Lotim bisa dilakukan dengan maksimal untuk mengantisipasi adanya vaksin yang kadaluarsa. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







