Bupati Lotim H Sukiman Azmy saat mengambil sumpah janji ASN. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) merupakan abdi masyarakat dan pelayan masyarakat. Karena itu ASN memiliki tugas dan tanggungjawab diantaranya untuk meningkatkan kesejahteraaan masyarakat.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

“Setelah pengangkatan sumpah ini, anda merupakan bagian dari Pemkab Lotim yang dituntut masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” ucapnya pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah jani ASN, di Gedung Wanita, Senin (5/9).

Dihadapan 476 CPNS yang mengikuti acara tersebut, ia juga menyampaikan bahwa kendati menjadi PNS bersamaan akan tetapi perjalanan karir yang akan dilalui tidak selalu sama. Sebab kata dia, sejumlah kondisi menjadi faktor penentu prestasi dan Prestasi sebagai penunjang karir seorang ASN.

Selain prestasi, diingatkannya pula bahwa dedikasi dan pengabdian juga memiliki peran yang sangat penting. Dedikasi dan pengabdian itu adalah untuk masyarakat, bangsa dan negara sebagiamana sumpah dan janji yang telah diucapkan.

“Yang tak kalah pentingnya juga adalah loyalitas. Loyalitas mutlak kepada tugas dan pimpinan,” pesannya.

Tidak hanya itu, ia juga menyebutkan yang menentukan perjalanan karir seorang ASN adalah sikap tidak tercela yang di dalamnya adalah sifat disiplin.

“Kalau jam kerja saja tidak bisa dipenuhi, pengabdiannya diragukan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, prilaku dan aspek-aspek lain yang menjadi nilai dasar core value ASN yaitu Berakhlak, yang merupakan akronim dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.

“Nilai dasar tersebut harus diaplikasikan dalam tugas dan pengabdian,” tegasnya.

Pengambilan sumpah janji ini sesuai ketentuan UU no.5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara pada ayat 1. PNS yang diambil sumpah/ janjinya pada kesempatan tersebut sebanyak 476 orang yang berasal dari CPNS Formasi Umum Tahun 2019, dan lulusan IPDN. Dari jumlah tersebut terdapat 374 golongan III, dan 102 golongan II.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

Sementara berdasarkan formasi 273 orang adalah tenaga guru, 71 orang tenaga kesehatan, 93 orang tenaga fungsional lainnya, 33 orang tenaga strategis, dam 6 orang alumni IPDN. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here