Bupati Lombok Utara saat melantik pejabat eselon II yang di mutasi. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu melakukan pergeseran terhadapan belasan pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara (KLU). Bertempat di Aula Kantor Bupati mutasi yang dilakukan pada Senin (13/2) tersebut, dihadiri oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga: Isu Penculikan di Narmada Ternyata Hoaks, Polisi Sebut Penyebarnya Harus Ditangkap

Diungkapkan Bupati H. Djohan Sjamsu ditemui usai mutasi, pergeseran ini merupakan hal yang biasa dalam birokrasi. Pasalnya, dirinya ingin memberikan pengalaman bagi para pejabat sehingga mereka bisa kenyang pengalaman di birokrasi dalam melayani masyarakat. Pihaknya menekankan supaya pejabat yang menduduki posisi baru supaya langsung bekerja secara maksimal.

“Para OPD ini sudah bekerja maksimal cuma kita ingin memberikan pengalaman yang baru bagi mereka untuk lebih meningkatkan ikhtiarnya menduduki jabatan yang baru,” ujarnya.

Terhadap kekosongan yang muncul, tercatat ada empat OPD Djohan yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai PKB ini mengatakan, akan segera melakukan pansel. Pansel dilakukan untuk mempromosikan pejabat eselon III yang bakal menempati posisi tersebut. Pihaknya menargetkan setidaknya pada awal Bulan Maret 2023 harus sudah terisi pejabat baru. Pasalnya, ia menilai tantangan daerah ke depan ini cukup banyak. Mulai pembangunan komplek perkantoran, penurunan angka kemiskinan, hingga stunting.

“Nanti yang kosong ini ada pansel semua ada azaz dan segala sesuatunya kita izin ke KASN. Harapan saya kekosongan ini harus segera terisi mudahan awal maret ini sudah selesai. Nantinya ada pejabat eselon III yang masuk ke sana sehingga harus di panselkan,” tandasnya.

Dalam mutasi tersebut ada 11 pejabat yang di geser. Di antaranya, Kepala Dinas Perizinan Dende Dewi Tresni Budi dipindah ke Dinas Pariwisata. Sementara Kadis Pariwisata sebelumnya yaitu Ainal Yakin dipindah ke Bapenda. Sementara Kepala Bapenda sebelumnya yaitu Evi Winarni digeser mengganti posisi Dende Dewi. Selain itu dua OPD yang kosong sebelumnya yaitu Diskoperindag dan Dinas Perpustakaan, sudah diisi oleh H. Haris Nurdin serta Wahyu Darmawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Polpp serta Kadis Perhubungan.

Adapun dalam mutasi ini mengakibatkan empat kekosongan jabatan di empat OPD yaitu Bappeda, Satuan Polpp, DP2KB PMD, serta di Sekretaris Dewan. Menyangkut ini, Sekda Lombok Utara Anding Duwi Cahyadi menjelaskan, hari ini pihaknya akan bersurat ke KASN untuk melakukan pansel dalam rangka mengisi kekosongan tersebut. Sebab menurutnya, jika dibiarkan terlalu lama kosong dikhawatirkan akan menganggu jalannya kinerja di pemerintahan.

“Hari ini kita ajukan seleksi terbuka proses lebih lanjut hasilnya akan di kirim ke KASN. Karena prosesnya ketika sudah lantik artinya pasti jabatan kosong maka bisa ditindaklanjuti,” jelasnya.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

“Kita harap segera karena kalau terlalu lama kosong juga tidak baik. Begitu keluar rekom kita lakukan,” pungkasnya.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here