Pedagang garam di desa Pijot. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA




GerbangIndonesia, Lotim – Sejak akhir Maret lalu, harga garam di Dusun Padak, Desa Pijot Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur merangkak naik. Kenaikan harga ini diakibatkan oleh cuaca buruk yang melanda wilayah NTB beberapa bulan lalu, sehingga para petani garam tidak bisa memproduksi.

Baca Juga: Demi Indonesia Emas 2045, Kapolri Minta Serikat Mahasiswa Muslimin Ingat Soal Ini..

Seorang penjual garam Asal Desa Pijot, Muliana menyebutkan garam kasar saat ini dijual dengan harga Rp 60 ribu perkarung ukuran kecil. Sementara untuk garam halus dijual dengan harga Rp 150 ribu per kojong atau per kantong kresek besar.

“Harga yang sekarang ini malah sudah turun, kalau sebelumnya pada saat bulan puasa itu garam kasar itu kita jual sampai Rp 100 ribu perkarung kecil ini,” ujarnya saat ditemui Pijot, Kamis (25/05).

Adanya penurunan harga dari bulan lalu dibandingkan dengan bulan sekarang ini, dikarenakan banyaknya garam Madura yang masuk ke Lombok Timur. Bahkan garam-garam yang dijual saat ini kebanyakan garam Madura. Sebab sejak dua bulan terakhir ini garam lokal sudah tidak bisa produksi.

Sementara harga jual garam Madura ini lebih murah dengan harga garam lokal. Dimana garam Madura dengan jenis Kasar dijual dengan harga Rp 40 ribu perkarung dengan berat 5 kilogram, sementara untuk ukuran 50 kilo dijual dengan harga Rp 400 ribu.

“Lebih murah kalau garam Madura, tapi kalau dari segi rasa, garam kita jauh lebih enak dibandingkan dengan garam Madura. Makanya garam kita lebih laku,” imbuhnya.

Pedagang lainnya, Ramdan menambahkan kenaikan harga ini diperkirakan akan berlangsung selama beberapa bulan lagi, mengingat kondisi cuaca saat ini sudah mulai memasuki musim kemarau. Untuk itu diperkirakan pada bulan Juni dan seterusnya harga garam akan kembali murah. Kenaikan harga garam ini biasnya terjadi setiap lima tahun sekali.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024

“Mungkin beberapa pekan lagi harga garam akan mulai murah, sekarang saja sudah mulai turun harganya karena sudah mulai memasuki musim kemarau,” pungkasnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here