
Gerbangindonesia, Lombok Utara – Musyawarah Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (Muscab PKB) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) di Medana Bay Marina, Kamis (16/04/2026) berlangsung dengan pola berbeda dari sebelumnya. Tidak ada manuver dukung-mendukung maupun mobilisasi massa. Proses berjalan lebih sistematis dengan instrumen penilaian langsung dari pusat yang memantau kinerja struktur hingga fraksi.
Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Lombok Utara, H.M. Jamhur, mengatakan Muscab berjalan lancar sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Ketua Umum DPP PKB. Ia menegaskan, mekanisme penilaian kini berbasis sistem yang membuat proses lebih objektif.
“Alhamdulillah muscab PKB KLU berjalan lancar. Berjalan dengan baik sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh Ketua Umum DPP PKB pusat. Muscab kali ini berbeda, tidak ada dukung mendukung, tidak ada penggalakan massa, karena DPP PKB sudah membuat instrumen penilaian, SMS, system monitoring structure, untuk melihat kinerja struktur,” ujar Jamhur.
Ia menjelaskan, selain sistem monitoring struktur, partai juga menyiapkan aplikasi untuk DPAC serta sistem pelaporan yang memantau kinerja fraksi secara menyeluruh, baik di kantor, aktivitas kepartaian, maupun tugas-tugas kemasyarakatan.
“Setelah ini ada aplikasi juga untuk DPAC. Adanya juga simpel, sistem pelaporan untuk melihat kinerja fraksi. Di kantor, di kepartaian, maupun tugas-tugas masyarakat. Semua itu terpantau dan terliput,” katanya.
Jamhur yang sebelumnya memegang amanah sebagai ketua berharap kepengurusan baru mampu menjaga dominasi PKB di Lombok Utara. Ia menekankan bahwa status sebagai partai pemenang harus diikuti kerja politik yang lebih keras.
“Saya kemarin memegang amanah sebagai ketua, maka harapan kepada pengurus baru nantinya, karena PKB adalah partai pemenang, ketua yang terpilih besok bisa minimal mempertahankan kursi maupun target penambahan kursi. Tentu harus bekerja keras,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa hasil pemetaan dari DPP PKB menghasilkan lima nama kandidat, namun kemudian bertambah satu calon sehingga total menjadi enam orang.
“Ada pun hasil pemetaan dari DPP itu lima orang, tapi ada penambahan satu kandidat. Jadinya enam,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Lombok Utara yang juga masuk dalam bursa calon, Malik, menyatakan optimisme terhadap masa depan partai. Ia menilai kepengurusan mendatang harus bekerja lebih keras untuk menjaga posisi PKB sebagai partai pemenang di Lombok Utara.
“PKB akan menjadi lebih terang, lebih baik. Kepengurusan selanjutnya harus bekerja lebih keras mengingat PKB menjadi partai pemenang di KLU,” kata Malik.
Dengan sistem seleksi berbasis kinerja serta enam kandidat yang menguat, Muscab PKB Lombok Utara dinilai menjadi momentum konsolidasi internal. Target mempertahankan kursi sekaligus menambah kekuatan politik menjadi tantangan utama bagi kepengurusan yang akan terpilih.(iko)






