Gerbangindonesia.co.id – Lombok Timur – Festival Muharram 1448 Hijriah tingkat Kabupaten Lombok Timur resmi berakhir pada Ahad (21/6/2026). Kegiatan yang telah berlangsung sejak Selasa (16/6/2026) tersebut ditutup langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, di GOR Lalu Muslihin.
Dalam kesempatan itu, Bupati Haerul Warisin menyampaikan bahwa peringatan 1 Muharram harus menjadi penguat semangat perubahan bagi pemerintah dan masyarakat. Ia menilai, makna hijrah tidak hanya sebatas pergantian tahun dalam kalender Islam, tetapi juga menjadi dorongan untuk memperbaiki diri, memperkuat kebersamaan, dan membawa Lombok Timur menuju daerah yang lebih maju.
Bupati juga mengaitkan pesan tersebut dengan tema Festival Muharram tahun ini, yaitu “Menebar Semangat Hijrah, Mewujudkan Lombok Timur SMART.” Menurutnya, tema tersebut menjadi pengingat agar seluruh elemen masyarakat ikut berperan dalam membangun daerah.
“Momen 1 Muharram harus kita manfaatkan untuk melakukan perubahan menuju Lombok Timur yang lebih baik dan lebih maju,” ungkapnya.
Ia berharap berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat mendapat kemudahan dan keberkahan. Bupati juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan Festival Muharram pada tahun-tahun mendatang lebih berkualitas, baik dari segi penyelenggaraan, pengisi acara, maupun manfaatnya bagi masyarakat.
Malam penutupan berlangsung semarak dengan hadirnya sejumlah musisi nasional seperti Gigi, Bams, dan John Paul Ivan. Penampilan mereka disambut antusias masyarakat yang sudah memadati area GOR Lalu Muslihin sejak sore hari. Selain itu, musisi lokal Bapackguru juga turut tampil memeriahkan panggung hiburan.
Sebelum acara hiburan dimulai, penutupan festival diawali dengan penyerahan santunan kepada sejumlah penerima manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya, Sekda Lombok Timur, para pimpinan OPD, serta Bupati Lombok Timur periode 2013–2018, H. Moch. Ali Bin Dachlan.
Festival Muharram 1448 H sebelumnya dibuka dengan Pawai Ta’aruf yang menampilkan parade 1.448 dulang. Selama sepekan pelaksanaan, masyarakat disuguhkan berbagai kegiatan seni dan hiburan, mulai dari pertunjukan seniman lokal hingga penampilan band sekolah.
Tidak hanya menjadi ajang hiburan dan syiar keagamaan, kegiatan ini juga memberi ruang bagi ratusan pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka. Kehadiran UMKM tersebut diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar sekaligus memperkuat geliat ekonomi lokal di Lombok Timur.(dan)







