GerbangIndonesia, Lotim – Tim Gabungan Satpol-PP Lombok Timur bersama TNI-Polri, Dishub dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali menggelar Operasi Yustisi di depan Polsek Selong, Kamis (15/7).
Kabid Trantibum Satpol-PP Lotim, Lalu Purwadi mengatakan, pada Operasi Yustisi kali ini pelanggar mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, hal tersebut dilihat dari sedikitnya masyarakat yang terjaring razia.
“Kami sudah lakukan operasi ini dari hari Senin kemarin. Alhamdulillah kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker sudah meningkat,” ujar Wadi saat ditemui temui di sela kegiatannya.
Baca Juga: Strategi Hotel di Sembalun Bertahan di Masa Pandemi
Adapun sanksi yang diberikan sesui dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2020, yakni sanksi sosial dengan membersihkan fasilitas umum seperti jalan, halaman masjid dan lainnya. Adapun untuk sanksi yang denda yang diberikan sebesar Rp 100 ribu untuk masyarakat biasa dan Rp 200 ribu bagi ASN.
Tercatat sebanyak 49 orang yang terjaring razia. Tujuh orang pelanggar memilih sanksi denda dan 42 orang memilih sanksi sosial. Kata dia, sebagian besar para pelanggar tersebut dari golongan masyarakat biasa.
“Sejauh ini belum ada yang kami temukan pelanggar dari ASN. Kalau tahun lalu, ada yang terjaring,” ucapnya.
Lajut Wadi, Opgab Yustisi tersebut akan dilakukan di lokasi yang berbeda-beda. Operasi ini juga akan berlangsung selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Imbangan di Lotim.
Baca Juga: Suami Kepergok Hamili Tetangga, Aksi Balas Dendam Wanita Ini Sukses
Sementara salah seorang pelanggar, Leni mengatakan, dirinya selalu memakai masker setiap harinya. Akan tetapi saat terjaring operasi tersebut dirinya lupa membawa masker lantaran terburu-buru.
“Tumben juga saya tidak pakai masker ini,” akunya.
Senada dengan pelanggar lainnya yang tidak ingin disebutkan identitasnya, mengaku dirinya lupa membawa masker saat keluar rumah karena terburu-buru. Di satu sisi, ia menilai kegiatan tersebut sangat bagus dan sangat mengapresiasi sekaligus sebagai pengingat untuk tetap memakai masker.
“Operasi ini sebenarnya bagus, karena mengingatkan saya dan yang lainnya untuk tetap memakai masker Karena ini demi kesehatan kita juga,” ujarnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli








