Kabid P3KL Dikes Lotim, Budiman Satriadi. FOTO SUPARDI/GERBANGINDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Proses vaksinasi di Lombok Timur sejak tanggal 14 lalu terpaksa diistirahatkan sementara. Hal tersebut dikarenakan stok vaksinasi di Lotim sudah habis.

“Tidak ada droping dari pusat atau provinsi. Stoknya memang sudah kosong,” terang Kepala Bidang P3KL Dinas Kesehatan (Dikes) Lotim, Budiman Satriadi saat ditemui di ruangannya, Senin (19/7).

Baca Juga: Jorge Lorenzo Prediksi Valentino Rossi akan Pensiun di MotoGP 2021, Batal Ngaspal di Mandalika?

Kata dia, pihaknya sudah mengajukan permohonan ke Pemerintah Pusat dan Provinsi untuk didroping ke Lotim sebanyak 65.000 dosis. Namun hingga kini belum ada kiriman.

Adapun untuk permohonan penambahan vaksinansi, Budiman menyebutkan bahwa permohonan kali ini merupakan ke 12 kali Dikes Lotim mengajukan penambahan Vaksinasi untuk Lotim.

Baca Juga: Jokowi-Ma’ruf Akan Hadiri Takbir Akbar Virtual, Masyarakat Diminta Ikutan

“Ini merupakan ke 12 kali kita meminta permohonan penambahan vaksin untuk Lotim, apa lagi sekarang masyarakat kita sangat antusias untuk vaksinasi jadi kita prediksi ini akan cepat habis,” kata dia.

Lebih lanjut Budiman mengatakan, sejauh ini capaian vaksinasi di Lotim, pada dosis pertama sebanyak 99.806 orang. Sedangkan pada dosis kedua sebanyak 30.180 orang. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here