Kanit Turjawali Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Timur, IPDA Mohamad Anhar. FOTO SUPARDI/GERBANGINDONESIA.

GerbangIndonesia, Lotim – Satuan Lalulintas Porles Lotim mengimbau seluruh bengkel kendaraan tidak menjual knalpot racing atau knalpot brong. Hal tersebut dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat.

Baca Juga: Lotim Masuk Level III, Sekda Lotim: Perbanyak Testing dan Tracing

“Memang ada juga pengendara yang membeli knalpot biasa atau standar, tapi mereka buka saringannya agar suaranya besar atau dijadikan racing,” ungkap Kanit Turjawali Satlantas Polres Lotim, IPDA Mohamad Anhar, Kamis (2/9).

Kata dia, rata-rata pengendara sepeda motor yang menggunakan kenalpot racing tersebut dari kalangan anak muda.

“Banyak pengakuan dari orang tua mereka bahwa anaknya yang menggunakan knalpot racing sangat meresahkan tetangganya sendiri,” terangnya.

Padahal lanjut Mohamad Anhar, para remaja tersebut sudah seringkali diingatkan. Namun alasan mereka hanya untuk gaya-gayaan. Itulah yang terkadang membuat remaja gemar menggunakan knalpot racing.

“Namanya juga anak-anak ABG, rata-rata mereka mau ngtrend, mau gaya tapi sangat mengganggu terutama ketika orang beribadah di Masjid,” ketusnya.

Dirinya berharap kepada pengendara khususnya remaja yang masih menggunakan knalpot racing agar tidak lagi menggunakannya di jalan raya.

Ditegaskan jika nantinya masih ditemukan pengendara yang menggunakan racing, maka pihaknya akan menindak tegas pengendara yang masih saja ngeyel menggunakan knalpot racing.

Baca Juga: Babak Baru Perseteruan KAI dan IKADIN NTB

“Bagi pengendara yang menggunakan knalpot racing itu tetap akan kita sita. Bahkan kita suruh mereka merusak sendiri knalpot racingnya itu,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here