GerbangIndonesia, Lotim – Dalam menyambut penyelenggaraan Word Superbike, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim tengah menggencarkan vaksinasi. Mengingat saat ini capaian vaksinasi di Lotim masih cukup rendah dari target.
Baca Juga: Banyak yang Belum Tahu, Ternyata Batik Dulu Hanya Dipakai Kalangan Keraton
Kepala Dinas Kesehatan Lotim, H Fathurahman mengatakan, capaian vaksinasi di Lotim pertanggal 3 Oktober tercatat sebanyak 245.020 atau 25,72 persen. Sedangkan untuk dosis kedua sebanyak 89.659 orang atau sekitar 9,41 persen. Kemudian untuk dosis ketiga khusus tenaga kesehatan (Nakes) sudah mencapai 3.926 orang atau 73,81 persen.
“Dari 1,3 juta lebih masyarakat Lotim, target kita sebanyak 952.470 masyarakat yang harus tervaksin,” terang Fathurahman saat ditemui di Selong, Senin (4/10).
Fathurrahman mengakui, capaian vaksinasi untuk dosis tergolong masih rendah. Hal tersebut dikarenakan ada jeda antara dosis kedua dan pertama selama 28 hari.
Sementara itu, guna mempercepat capaian vaksinasi di Lotim, pihaknya akan melakukan berbagai strategi dengan melibatkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan kepala desa.
“Kendala terbesar untuk mengejar herd immunity ini karena ketersediaan vaksin yang diberikan oleh Pemprov masih kurang,” katanya.
Kata dia, saat ini Lombok Tengah menjadi daerah dengan capaian tertinggi. Sebab Loteng saat ini sebagai fokus utama Pemprov NTB untuk melakukan vaksinasi. Namun Pemkab Lotim, akan bergerak cepat untuk mencapai target mengingat Lotim merupakan daerah penyangga ajang World Superbike.
Baca Juga: Remaja di Madiun Ngaku Dihamili Genderuwo, Polisi Tunggu Hasil Tes DNA
“Kita harus bergerak cepat. Karena kalau sudah mencapai 70 persen di Loteng, pasti akan ke kabupaten penyangga juga. Memang capaian vaksinasi di NTB dipegang oleh Loteng dengan capaian 63,74 persen untuk dosis pertama, untuk dosis kedua 10,56 persen. Di satu sisi, capaian vaksinasi kita juga terbilang cukup tinggi,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







