Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI didampingi Bupati Lotim, saat kunker ke Desa Montong Betok, Sabtu (6/11). FOTO IST/ GERBANGINDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Bintang Puspayoga mengapresiasi kinerja pemerintah dan berbagai lembaga swadaya masyarakat seperti Institut KAPAL Perempuan dan LPSDM.

Selain itu, dirinya juga sangat mengapresiasi atas keberadaan 13 Sekolah Perempuan di Lotim sebagai upaya mendorong pemberdayaan perempuan di Lotim, terlebih dengan keberadaan Peraturan Desa tentang pencegahan perkawinan usia anak.

Baca Juga: Pengurus DPW Partai NasDem NTB Dilantik, Waketum: NasDem Partai Pemenang di NTB

“Dikeluarkannya Perdes di tingkat desa itu sudah luar biasa, saya sangat salut sekali. Apalagi soal pernikahan dini memiliki dampak sangat komperehensif, yaitu pada segi pendidikan, kesehatan serta ekonomi,” bebernya saat melalukan Kunjungan kerja di Desa Montong Betok, Sabtu (06/11).

Ia menyebutkan komitmen Pemerintah daerah mewujudkan perempuan yang berdaya dan anak yang terlindungi sangat dibutuhkan. Termasuk pula budaya merarik yang kerap menyumbang kasus pernikahan usia anak.

Menurutnya pula komitmen yang ditunjukkan pemda kabupaten Lombok Timur akan dapat mewujudkan desa ramah perempuan dan peduli anak, sebagai salah satu program Kementerian PPPA.

“Kami harapkan kontribusi perempuan terhadap pembangunan dan masyarakat di sekitarnya, Sekolah Perempuan ini sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan kesetaraan gender,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy berharap Kementerian PPPA bisa meningkatkan dan memajukan Lotim, utamanya dari aspek peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).

“Kondisi IPM Lotim, saat ini berada di posisi ke-8 dan menargetkan dalam dua tahun ke depan IPM Lotim sudah berada di posisi ke-7,” bebernya.

Baca Juga: Test Drive Sirkuit Mandalika, Menko Airlangga: Luar Biasa, Sangat Indah!

Dirinya mengakui, masih adanya berbagai persoalan termasuk perkawinan usia anak yang dinilai menjadi salah satu penyebab kualitas SDM di Lotim.

“Terima kasih atas dukungan Kementerian PPPA untuk pemberdayaan perempuan dan anak di Lotim,” tutup Sukiman. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here