Tim sidang TPP saat mengumpulkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk diberikan arahan di ruang registrasi Lapas Kelas IIB Selong. FOTO SUPARDI/ GERBANG INDONESIA





GerbangIndonesia, Lotim – Guna memastikan pemenuhan hak asimilasi dan integrasi terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dapat terlaksana dengan baik dan maksimal, Unit Pembinaan Lapas Kelas IIB Selong Kanwil Kemenkumham NTB kembali menggelar sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

Baca Juga: Jajal Sirkuit Mandalika, Presiden: Banyak Tikungan Tajam, Sulit untuk Saya!

Kasi Binadik dan Giatja Nasruddin SP selaku Ketua TPP Sidang TPP mengatakan, kegitan tersebut merupakan pelaksanaan pembinaan terkait percepatan asimilasi, pembebasan bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB) dan Cuti Menjelang Bebas (CMB) bagi warga binaan.

“Dalam sidang TPP kali ini ada 15 orang WBP yang akan mendapatkan hak integrasi berupa Asimilasi Kerja dan PB , sehingga mereka (WBP-red) kita dikumpulkan,” ujarnya saat melakukan sidang TPP di ruang registrasi Lapas Kelas IIB Selong Kanwil Kemenkumham NTB, Selasa (23/11).

Kata dia, tujuan pengumpulan WBP tersebut untuk diberikan pengarahan seputar kewajiban dan hak mereka sebagai warga binaan serta diberi wejangan mengenai sikap dan prilaku mereka selama proses pengajuan asimilasi dan Pembebasan Bersyarat (PB) berlangsung.

Nasrudin berpesan kepada seluruh peserta sidang TPP untuk selalu menjaga tata tertib di Lapas dan memberikan contoh yang baik kepada WBP lainnya, terlebih selama proses pengajuan Asimilasi dan integrasi berlangsung.

“Kami harapkan sikap baik dari WBP dapat terus ditingkatkan, baik di dalam Lapas maupun ketika berada di lingkungan masyarakat nantinya,” ungkapnya.

Baca Juga: Sirkuit Mandalika Diresmikan, Jokowi: Kita Siap Jadi Tuan Rumah WSBK dan MotoGP

Nasrudin menambahkan, dalam program asimilasi dan integrasi tersebut, semua proses dalam pemenuhan persyaratan tidak dipungut biaya apapun atau gratis. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here