GerbangIndonesia, Lotim – Vaksinasi Covid-19 yang menyasar anak sekolah berusia 6-12 tahun di Lombok Timur, saat ini belum bisa dilakukan. Hal tersebut dikarenakan saat ini di sekolah-sekolah SD yang ada di Lotim sedang melakukan vaksinasi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (Bias).
Baca Juga: Kapolres Lampung Utara Berikan Penghargaan Kepada Para Pejuang Vaksinasi
Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Lotim, H Pathurrahman menyampaikan, saat ini Dikes Lotim tengah melakukan Imunisasi Bias di semua SD yang ada di Lotim. Sehingga pihaknya tidak ingin vaksinasi Bias dan Covid-19 terbentur.
“Jadi sekarang ada vaksin Bias di SD-SD di Lotim, sebaiknya tidak berbenturan antara kedua vaksin ini. Jadi ada jeda antara Bias dan Vaksin Covid-19 ini,” beber H Fathurrahman kepada wartawan di Selong, Senin (10/1).
Kata dia, saat ini Dikes Lotim juga tengah mendata SD-SD yang sudah dan belum melalukan vaksinasi Bias di Lotim. Sehingga sekolah yang belum melakukan Imunisasi Bias akan diberikan vaksinasi Covid-19 dan bagi sekolah yang sedang melakukan Bias bisa melakukan vaksinasi Covid-19.
Adapun jenis vaksin yang digunakan ialah jenis Sinovac. Namun saat ini setok vaksin di Lotim masih kurang, sehingga diharapkan pada pekan ini stok vaksin sudah datang di Lotim.
“Bukannya kosong tapi jumlahnya yang sedikit, jadi saat ini belum ada SD yang melakukan vaksinasi Covid-19 ini, kalaupun ada itu vaksinasi rutin yang kita sebut Bias itu,” katanya.
Dosis vaksin yang diberikan kepada anak sekolah tersebut sama dengan dosis yang diberikan kepada orang dewasa. Hanya saja vaksin jenis vaksin yang digunakan pada anak hanya Sinovac saja, tidak seperti orang dewasa yang menggunakan banyak jenis vaksin.
Kata dia, vaksin Covid-19 terhadap anak sangat penting sekali. Sebab usia anak memiliki tingkat risiko penularan sangat tinggi dibandingkan dengan orang dewasa.
“Anak itu memiliki risiko yang tinggi untuk kena penyakit, sama dengan Lansia jadi sangat butuh vaksin ini,” katanya.
Jumlah vaksin yang diusulkan pihaknya ke Pemprov NTB, sebanyak 105 ribu dosis. Sementara jumlah sasaran anak yang harus mendapatkan vakainasi sekitar 125 ribuan.
Baca Juga: Gubernur NTB, Kapolda dan Danrem 162/WB Pimpin Patroli Pergantian Tahun
“Mudah-mudahan itu bisa dipenuhi, kita berharap kalau bisa dapat deropan dari provinsi kita akan langsung lanksanakan vaksinasi ini,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli








