Ketua SBMI Lotim, Usman. FOTO SUAPRDI/GERBANG INDONESIA



GerbangIndonesia, Lotim – Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi menggagalkan 50 Calon Pekerja Migran (CPMI) illegal asal NTB tujuan Arab Saudi. 13 orang diantaranya merupakan warga Lombok Timur.

Baca Juga: Adu Data Lahan Mandalika, ITDC-BPN Justru Bawa Tangan Kosong

Pejabat Fungsional Muda Pengantar Kerja Dinas Transmigrasi (Disnakertrans) Lotim, Raden Bambang Dwi Minardi menyampaiakan, penyelundupan PMI Illegal tersebut berhasil digagalkan oleh Kementrian Tenga Kerja di sebuah penampungan PMI di Bekasi Jawa Barat.

“PMI ini ditemukan oleh petugas saat melakukan sidak ke sebuah rumah yang dijadikan penampungan PMI illegal di Kota Bekasi Jawa Barat,” bebernya, Jumat (14/1).

Kata dia, saat ini negara Arab Saudi sebagai negara tujuan CPMI masih menutup pekerja migran. Sehingga mereka memilih pergi dengan cara illegal.

Dirinya pun mengingatkan agar masyarakat yang berniat berangkat sebagai CPMI untuk memilih jalur resmi agar mendapatkan jaminan keselamatan dan keamanan selama pemberangkatan dan penempatan kerja.

“Kita harap masyarakat kita yang ingin ke luar negeri supaya dengan jalur yang resmi, supaya mendapatkan jaminan aman dan nyaman,” imbaunya.

Sementara itu, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Lotim, Usman berharap agar sponsor yang memberangkatkan CPMI melalui jalur illegal tersebut dapat diproses sesuai dengan hukum yang belaku.

“Kita harap tekong atau sponsor yang memberangkatkan merek di proses hukum agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban pemberangkatan PMI secara illegal,” katanya.

Kata dia, saat ini negara tujuan para PMI masih banyak yang nutup dan belum bisa menerima pekerja dari luar negeri. Mengingat saat ini masih Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Presiden Datang, Masyarakat Girang

Dirinya memastikan akan membawa kasus tersebut ke pihak kepolisian, untuk memastikan sponsor yang memberangkatkan pmi tersebut dapat diproses secara hukum. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here