Ketua DPRD Lotim, Murnan. FOTO SUAPRDI/GERBANG INDONESIA.l



GerbangIndonesia, Lotim – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur, meminta Dinas Pemberdayan Perempuan, Perlindungan Anak Keluarga Berencana (DP3AKB) Lotim untuk membuat mitigasi perlindungan perempuan, khususnya terhadap anak.

Baca Juga: Adu Data Lahan Mandalika, ITDC-BPN Justru Bawa Tangan Kosong

Ketua DPRD Lotim, Murnan menyampaiakan, kasus kekerasan terhadap perempuan di Lotim, banyak yang terjadi. Terlebih kekerasan seksual terhadap anak. Sehingga dirinya berharap agar dinas terkait bisa melakukan mitigasi lebih awal.

“Pokonya harus ada mitigasi dari awal, jangan sampai sudah ada kasus yang terjadi baru bertindak,” pinta Murnan saat ditemui usai rapat kerja bersama sejumlah OPD, Jumat (14/1).

Selain persoalan kekerasan terhadap perempuan, wakil rakyat juga menyorot kasus kematian ibu dan anak yang kerap terjadi di Lotim. Meski diakuinya kasus kematian ibu dan bayi sudah mulai berkurang, namun dirinya berharap Dinas Kesehatan dan DP3AKB Lotim bisa berkoordinasi untuk mengatasi persoalan itu.

Persolan lain yang tidak lepas disorot ialah kasus stunting. Dimana jumlah stunting di Lotim dinilainya masih cukup banyak. Sehingga dirinya mendorong DP3AKB dan Dikes Lotim untuk melakukan riset terkait akar permasalah tersebut.

“Kita dorong Dikes dan DP3AKB agar ada semacam riset lah untuk mengetahui seperti apa persoalan mendasarnya terkait persolan kemarin ibu, bayi dan anak meski Alahamdulillah sudah berkurang. Termasuk juga persolan stunting,” harapnya.

Baca Juga: Presiden Datang, Masyarakat Girang

Terkait persolan-persolan itu diakuinya tidak bisa hanya mengandalkan Pemerintah dan OPD terkait saja untuk mengatasinya. Akan tetapi dirinya mengharapakan agar semua elmen bisa terlibat baik kecamatan, desa hingga dusun. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here