Mantan Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar. FOTO ANGGER RICO/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Eks Bupati Lombok Utara periode 2016-2021 H.
Najmul Akhyar tidak menutup peluang untuk kembali maju di Pemilihan Bupati (Pilbup) yang akan datang. Pihaknya mengaku meski pesta demokrasi memilih orang nomor satu di Lombok Utara masih lama, namun tak jarang masyarakat meminta ia untuk ikut ambil bagian. Demikian diungkapkan Najmul di kediamannya beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

Menurutnya, harapan-harapan masyarakat yang meminta dirinya untuk maju kembali pada kontestasi politik nanti memang banyak sekali. Baik itu menyampaikan secara langsung, melaluli pesan whastsApp, termasuk ada yang ingin melakukan konsolidasi. Tapi fokusnya saat ini memang belum mengarah ke sana namun jika memang Allah dan masyarakat Lombok Utara menghendaki, hal tersebut bisa saja terjadi.

“Saya tentu seperti biasa saya serahkan semua kepada Allah. Selama ini saya juga banyak melakukan tugas kemasyarakatan walaupun saya tidak menjadi Bupati (lagi). Tetapi jika dengan menjadi Bupati pengabdian saya bisa lebih efektif, mengapa tidak,” ungkapnya.

Dijelaskan, sebagai warga Lombok Utara apa yang baik bagi kepentingan daerah sudah tentu harus siap diabdikan. Pihaknya mengaku tetap membangun komitmen untuk berjuang, berpikir demi Lombok Utara. Artinya Lombok Utara ini selalu menjadi prioritas di dalam pikirannya. Dedikasi dirinya sudah terbukti kala ia menjadi Wakil Bupati pada saat Lombok Utara mekar tahun 2010 dan menjadi Bupati di periode sebelumnya.

“Apa yang bisa saya lakukan untuk masyarakat dan apa yang bisa termanfaatkan pada diri saya ya saya seluruhnya ingin mendedikasikannya untuk masyarakat Lombok Utara,” jelasnya.

Proses Pilbup ini, lanjut pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat ini, adalah proses ruang dan waktunya. Ada masa kapan harus berkomitmen dan menentukan sikap. Meski demikian sampai saat ini pihaknya mengaku tetap intens membangun komunikasi dengan seluruh kawan-kawan parpol tetapi itu belum sampai mengerucut pada suatu keputusan yang bersifat final.

“Saya tidak ingin menutup diri untuk berdiskusi dengan siapapun dan saya selalu mengatakan bahwa perjuangan Lombok Utara ini terlalu besar untuk kita pikul sendiri,” katanya.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

“Sehingga kita tidak boleh menapikkan keberadaan orang lain apalagi mengentengkan orang jadi ruang untuk bekerjasama dengan siapapun. Baik itu pribadi maupun parpol saya sangat terbuka,” pungkasnya.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here