Sekda Lombok Timur HM Juaini Taufiq saat menghadiri mengikuti verifikasi lapangan secara hybrid. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Berbagai upaya untuk mewujudkan Kabupaten Lombok Timur menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA). Kabupaten/kota layak anak (KLA) merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam upaya perlindungan anak dan memastikan anak terpenuhi haknya agar terlindungi dari kekerasan serta penelantaran dan perlakuan salah lainnya.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024

Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, M. Juani Taofik menyampaikan, penetapan peraturan/kebijakan daerah tentang kabupaten/kota layak anak sudah tertuang dalam Perda terkait penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak, Perbup nomor 4 tahun 2020, Perbup nomor 41 tahun 2019 dan Keputusan Bupati nomor 188.45/97/P3AKAB.

“Pemkab Lombok Timur telah melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan KLA yang dari waktu ke waktu sudah semakin membaik,” ujarannya saat menghadiri mengikuti verifikasi lapangan secara hybrid, Rabu (07/06).

Mengetahui capaian penyelenggaraan KLA dilakukan evaluasi secara berkala setiap tahunnya di berbagai tingkatan, yang hasilnya kemudian dilaporkan kepada Kementerian Pemeberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kementerian selanjutnya melakukan verifikasi terhadap laporan yang telah masuk.

Dijelaskan Sekda, kondisi KLA Lombok Timur sudah memenuhi 26 indikator yang menjadi dasar penilaian. Kata dia,  kegiatan ini akan mendorong semangat pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan kabupaten yang ramah anak sehingga tidak lagi ditemukan tindak kekerasan terhadap anak maupun kasus lainnya.

“Kami yakin dengan terbentuknya gugus tugas efektif sebagai wahana menjalin komunikasi multi arah. Untuk itu  gotong-royong sangat dibutuhkan prinsip di tengah keterbatasan,” ungkapnya.

Asisten Deputi Perumusan Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Fatahillah sangat mengapresiasi upaya dan tindakan yang sudah dilakukan oleh Lombok Timur.

“Jika itu dilakukan secara sistemik, itu merupakan sistem pembangunan yang akan berlanjut terus. Tahapan itu harus dilalui sehingga sistem itu akan berjalan secara otomatis dan semestinya,” ungkapnya.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024

Ia juga mengingatkan pentingnya evaluasi yang dilaksanakan setiap tahun dan menyampaikan bahwa penghargaan yang diraih kemudian menjadi bonus dari hasil kerja sistem yang dibangun. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here