H. Najmul Akhyar bersama anggota Perindo saat mendaftarkan peserta pileg ke KPU. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Lombok Utara (KLU) diketahui hanya berpotensi mengamankan satu kursi di Pemilihan Legislatif (Pileg). Hanya saja, hasil itu rupanya itu menyurutkan niat Mantan Bupati H. Najmul Akhyar untuk kembali di kontestasi Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024 nanti. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris DPC Perindo Lombok Utara Anhar Putra Iswanto, Rabu (21/02/2024).

Baca Juga: Nikahi Wanita Sumbawa, Pria Asal Malaysia Ditangkap Pihak Imigrasi Lantaran Menyalahi Izin Tinggal

Menurut Anhar, suara pileg dan pilbup nyaris berbeda. Di mana suara pileg tidak selinier suara pilkada, kemudian sejumlah faktor juga masih menentukan sehingga Najmul Akhyar masih diklaim kuat bisa menjadi pemenang. Fakto tersebut meliputi elektabilitas serta ketokohan tuan guru yang melekat pada Najmul Akhyar sendiri. Dirinya juga optimis majunya Najmul juga tidak lepas dari keinginan masyarakat Lombok Utara.

“Perindo mendapatkan satu kursi didapil 5 Pemenang tetapi ini sesuatu yang berbeda dengan pilkada karena suara pileg tidak selalu linier dengan pilkada,” ungkapnya.

Dijelaskan, satu kursi tersebut tidak akan mempengaruhi elektabilitas sosok, demikian dengan kepartaian. Sebab pada tahun 2015 lalu yang mana Najmul sendiri maju sebagai Calon Bupati juga tanpa partai, kendati kala itu ia bisa menjungkalkan rivalnya yaitu H. Djohan Sjamsu yang notabene menguasai legislatif, sebab kala itu Djohan sendiri merupakan Ketua DPC Demokrat pun partai tersebut merupakan pemenang pileg edisi sebelumnya.

“Kalau orang mengatakan Najmul tidak bisa maju hanya dengan satu kursi, ada praktik baik dan berhasil yang sudah kita lakukan pada tahun 2015 dan ini harus diketahui oleh masyarakat. Ketika itu Pak Najmul menang telak pilkada dan tidak memiliki partai, artinya hasil ini tidak harus berbanding lurus dengan perolehan kursi di KLU,” jelasnya.

Hal lain yang menjadi keyakinan Perindo, yaitu kala Desember 2023 lalu Lembaga survey Presisi mengeluarkan rilis dan diketahui masyarakat Lombok Utara masih menginginkan H. Najmul Akhyar yang notabene menjabat sebagai Ketua DPP Partai Perindo Bidang Manajemen Teritorial tersebut untuk maju. Anhar menyebut, rupanya ada romantisme ketika Najmul masih menjabat sebagai bupati dulu dan coba diulangi oleh masyarakat.

“Pada bulan Desember lalu Presisi mengeluarkan survey bahwa saat ini sebagian besar masyarakat KLU menginginkan beliau kembali muncul. Artinya ada romantisme masalalu ketika jadi bupati itu diinginkan kembali oleh masyarakat daya tawar kami ada dalam sosok tuan guru,” katanya.

Kendati demikian, berbicara mengenai Wakil rupanya Najmul sendiri masih menimbang kanan dan kiri. Komunikasi secara intens terus dilakukan oleh Perindo KLU kesemua partai, entah siapa yang akan diajak guna berkoalisi pada akhirnya nanti akan mengerucut. Bakal Calon Wakil Najmul, disebut Anhar sangat dinamis apalagi hasil pileg kali ini sudah keluar sehingga koalisi yang dibentuk agaknya akan sangat menentukan posisi tersebut.

Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43

“Wakil ini sangat dinamis apalagi setelah pileg ini kami belum dapat gambaran rill dengan siapa kami akan berkoalisi. Tetapi kami sudah komunikasi untuk bangun koalisi dan akan mengkerucut kemana ini semua sekali lagi masih sangat dinamis,” pungkasnya.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here