
GerbangIndonesia, Mataram – Kakanwil Kemenkumham NTB, Parlindungan menutup secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Kinerja Tahun 2023 dan Rencana Kegiatan Triwulan I Tahun 2024 yang diselenggarakan di aula kantor setempat, Selasa (27/02/2024).
Baca Juga: Nikahi Wanita Sumbawa, Pria Asal Malaysia Ditangkap Pihak Imigrasi Lantaran Menyalahi Izin Tinggal
Parlindungan meminta, rencana kerja yang telah dipaparkan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis di depan Pimpinan Tinggi Pratama untuk segera diwujudkan dan terapkan pengendalian internal yang berkelanjutan.
“Evaluasi kinerja pada tahun 2023 dapat menjadi barometer dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pada tahun 2024. Giatkan pengawasan internal dan pengawasan dalam mengelola anggaran,” ujar Parlindungan.
Parlindungan mengatakan, rencana kerja yang telah ditetapkan jadwalnya harus dipatuhi. Ini penting agar pada triwulan akhir tidak tergopoh-gopoh menjalankan rencana kerja. Pada triuwulan akhir, lanjut Parlindungan, jadwalnya adalah monitoring dan evaluasi.
“Sajikan laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi pemerintah, cukup dari segi pengungkapan, patuh aturan perundangan, dan melakukan pengendalian internal secara berkelanjutan,” ujar Parlindungan.
Sebelumnya, Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham NTB Anton E Wardhana mengatakan, selama dua hari, pelaksanaan kegiatan banyak mengupas kendala-kendala yang dihadapi satuan kerja. Anton berharap rekomendasi yang telah diberikan para Pimpinan Tinggi Pratama agar dilaksanakan dengan baik.
“Kepala satker harus memperkuat pengawasan internal. Segera konsultasi dengan kanwil apabila menghadapi masalah yang memiliki urgensi untuk diselesaikan. Semoga tahun 2024 ini, seluruh rencana kerja berjalan lancar,” ujar Anton.
Dalam sejumlah kesempatan, Menkumham Yasonna H Laoly meminta kepada jajaran Kemenkumham untuk membuat perencanaan kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43
“Bekerja harus terarah dan jelas sehingga berjalan sesuai dengan perencanaan yang ada. Sasaran dan parameter keberhasilannya juga harus jelas,” pinta Yasonna. (*)
Editor: Lalu Habib Fadli






