Kadispar NTB, Yusron Hadi. FOTO IST/GERBANG INDONESIA




GerbangIndonesia, Mataram – Menjelang perhelatan event event internasional, okupansi hotel dan penginapan masih cukup memadai. Bahkan hingga saat ini, tercatat baru terisi 54,96 persen dari ketersediaan 10 ribu kamar hotel.

Baca Juga: Optik Bersama Siapkan 100 Unit Kacamata Baca dan Minus Gratis, Ini Syaratnya..

“Artinya masih banyak tersedia dari akomodasi yang ada selain kita memaksimalkan yang lain untuk 100.000 penonton MotoGP,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata, Yusron Hadi saat jumpa pers di ruang rapat Sekretaris Daerah kantor Gubernur, Rabu (2/2).

Total ketersediaan kamar dari hotel, homestay dan camping ground seluruhnya 24.768 kamar. Sedangkan rencana menggunakan sementara 52 rusun yang belum dihuni di Lobar sampai Lotim potensinya hingga 262 kamar.

Upaya lain mencukupi akomodasi adalah fasilitas hotel terapung menggunakan empat kapal milik Pelni dengan kapasitas 3.500 kamar perkapal.

Sedangkan terkait regulasi harga, Kadispar menjelaskan pemerintah provinsi tengah menyiapkan Pergub dan mengajak asosiasi perjalanan wisata dan stakeholder lainnya. Regulasi tersebut nantinya menentukan harga berdasarkan lokasi dalam zonasi kawasan strategis pariwisata daerah.

Sekretaris Daerah, HL Gita Ariadi menambahkan, regulasi terkait harga ini tujuannya lebih mementingkan keberlanjutan event-event internasional di NTB.

Baca Juga: Waw… FC Barcelona Bakal Bikin Sekolah Bola di NTB, Begini Konsepnya..

“Sebagai bentuk perhatian, Pemprov mengimbau soal rate harga ini untuk tidak hanya memanfaatkan situasi,” tegas Sekda. (jm)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here