GerbangIndonesia mo, Lotim – Peringkat kemampuan membaca masyarakat di Kabupaten Lombok Timur, dinilai masih jauh tertinggal dari daerah lainnya. Oleh karena itu, penting sekali untuk membaca sejak usia dini.

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Lotim H Rumaksi SJ saat menghadiri acara Peringatan HUT Perpustakaan Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Lombok Timur, Rabu (18/5/2022).

Rumaksi menyampaikan, kurangnya kreasi dari pimpinan OPD dinilai sebagai salah satu penyebab kurangnya minat membaca di Lotim. Padahal menurutnya, membaca adalah suatu kebutuhan. Akan tetapi ia mengakui mengubah prilaku dan kebiasaan agar gemar membaca tersebut tidaklah mudah.

“Mengubah prilaku manusia tidak segampang itu kecuali kalau mereka dididik dari kecil,” ujarnya.

Dirinya juga mengkritisi kondisi gedung perpustakaan yang disebutnya belum nyaman bagi pembaca. Menurutnya, kenyamanan menjadi salah satu aspek penting masyarakat berkunjung di samping bahan bacaan atau koleksi buku yang dimiliki sebuah perpustakaan.

Dirinya meminta agar Perpustakaan Lotim menyediakan buku-buku wajib bagi para pelajar dan mahasiswa, termasuk buku mata kuliah kedokteran.

“Buku teks kedokteran banyak dibutuhkan mahasiswa, terlebih harganya sulit dijangkau,” sebutnya.

Sementara itu Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Lotim, Muh. Zaenuddin berharap momentum peringatan Hari Buku Nasional ini dapat meningkatkan minat membaca di tengah masyarakat.

“Dengan membaca buku akan membuat kita kaya dengan ilmu pengetahuan dan informasi dari seluruh dunia,” ujarnya.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

Adapun dalam peringatan HUT perpustakaan tersebut, selain dimeriahkan oleh pendongeng cilik dan musikalisasi puisi oleh perwakilan duta baca, pada acara tersebut dilakukan pula penandatanganan kerja sama antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Arpusda) dengan sejumlah perguruan tinggi. Ada pula pencanangan rintisan perpustakaan khusus OPD dan kecamatan, serta penyerahan bantuan stimulan koleksi buku kepada perwakilan OPD dan kecamatan. (par)


Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here