GerbangIndonesia, Lotim – Dinas Perdagangan (Disdag) Lombok Timur kembali akan menggelar operasi pasar. Operasi pasar kali ini tidak lagi dilakukan di pasar-pasar di setiap kecamatan, namun akan menyasar desa-desa.
Baca Juga: Isu Penculikan di Narmada Ternyata Hoaks, Polisi Sebut Penyebarnya Harus Ditangkap
Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur Lalu Dami Akhyani menyampaikan bahwa operasi pasar ke desa-desa ini akan dilakukan selama Ramadan. Hal ini untuk menjaga kestabilan harga sejumlah bahan pokok di Lombok Timur, terlebih di bulan Ramadan ini.
“Kita akan mulai pada awal April besok, kita akan sasar desa-desa. Harga bahan pokok di pasar saat ini sudah stabil namun karena pasar itu ada satu di kecamatan sehingga banyak masyarakat yang tidak bisa menjangkaunya,” ungkapnya, Jumat (31/03).
Operasi ini kata dia, nantinya akan dilakukan dan terjadwal sesui dengan permintaan dari desa. Dimana pemerintah desa bersurat langsung ke Disdag untuk dijadwalkan operasi pasar.
Hingga saat ini terdapat empat desa yang sudah masuk dalam jadwal operasi pasar murah ini. Sementara bahan pokok yang akan dijual ialah gula pasir, beras, minyak dan tepung terigu.
“Gula pasir yang akan kita jual harganya Rp 14 ribu per kilogram, minyak goreng Rp 14 ribu perkilogram, tepung terigu Rp 12.600 per kilogram,” sebutnya.
Sementara itu, Harga Eecer Tertinggi (HET) beras saat ini sedikit mengalami kenaikan dibandingkan dengan bulan lalu. Kenaikan ini berdasarkan arahan dari Presiden langsung. HET untuk berasedium ialah Rp 11 ribu perkilogram sebelumnya Rp 9.000 perkilogram.
Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB
“Sementara beras yang kelas super juga mengalami kenaikan yakni Rp 12 ribu per kilogram dari Rp 11.500 perkilogram,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







