GerbangIndonesia, Lotim – Dari 411 E-Warong di Lombok Timur, ditemukan 50 E-Warong tidak sesuai dengan pedoman umum (Pedum) dalam penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Hal tersebut diketahui setelah Tim Verifikasi E-Warong yang langsung turun melakukan verifikasi dan validasi beberapa waktu lalu.
Atas dasar itu, Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy meminta Pimpinan Cabang BRI Selong, agar segera menangani berbagai temuan dan permasalahan tersebut dan harus dilakukan demi pelayanan terbaik kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Baca Juga: DPRD Sidak Puskesmas Sikur, Badran: Belum Memenuhi Standar!
“Kita harap kepada BRI agar segera menangani permasalahan ini. Berikan pembinaan yang intens kepada para E-Warong ini, agar sesuai dengan Pedum,” terang Sukiman, Rabu (28/7).
Kata dia, selain memberikan pembinaan yang intens, dirinya memberikan pilihan lain untuk mengganti E-Warong yang sama sekali tidak memiliki kesesuaian dengan Pedum tersebut.
Ia juga meminta, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang telah difasilitasi Pemda dapat bergerak aktif melaporkan setiap penyimpangan yang ada di lapangan.
“Kita harapkan kepada TKSK agar melaporkan permasalhan dan penyimpangan yang terjadi di lapangan,” tegasnya.
Adapun berdasarkan hasil verifikasi dan validisi yang disampaikan kedua tim, termasuk dari Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) NTB, sedikitnya ada 12 poin yang dicatat untuk mendapat pembinaan dan perbaikan. Seperti tidak tersedianya daftar harga, adanya pengumpulan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) oleh e-Warong, tidak adanya laporan, transaksi dilakukan sampai di luar wilayah.
Selain itu kata kata Sukiman, banyaknya KPM yang dilayani bahkan lebih dari 300 KPM berdampak terhadap pengurangan hak KPM. Bahkan kata dia, agen E-Warong merupakan keluarga dari PNS, perangkat desa, hingga anggota Polri.
Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Selong, Aroef Sarifudin berjanji akan melakukan pembinaan terhadap E-Warong yang keluar dari Pedum, bahkan mencabut statusnya. Mengingat pihaknya telah memberikanku peringatan utamanya untuk E-Warong yang mengumpulkan KKS KPM.
Baca Juga: Alhamdulillah, Baznas Lotim Santuni Bayi Kembar Siam
“Saat ini sudah tersedia 76 calon pengganti E-Warong yang sudah disetujui dan 19 yang tengah dalam pengajuan,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga akan mengganti E-Warong yang bermasalah. Jumlah tersebut juga untuk menambah kekurangan di sejumlah titik. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli








