Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy. FOTO/SUPARDI GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy meminta agar dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) diawasi dengan ketat. Baik dana BOS yang diperuntukkan untuk Sekolah Dasar (SD) maupun SMP.

Baca Juga: Isu Penculikan di Narmada Ternyata Hoaks, Polisi Sebut Penyebarnya Harus Ditangkap

Penekanan ini sebutnya salah satu langkah agar dana BOS bisa di gunakan tepat sasaran sebagaimana yang telah dihajatkan oleh pemerintah. Sebab dana BOS yang digelontorkan tahun ini sebesar Rp 164 miliar lebih.

Ia meminta agar OPD terkait seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), BKPSDM dan Inspektorat Lombok Timur bisa mengawasi penggunaan dana tersebut.

“Kami minta agar OPD terkait betul-betul mengawasi penggunaan dana ini, karena ini juga nanati akan kita pertanggung jawabkan di Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK),” tegasnya kepada media, Kamis (11/05/2023).

Sebelumnya Sekretaris Dikbud Lombok Timur Yulian Ugi Lusianto menyebutkan dari Rp 164 miliar lebih dana BOS di tahun ini, Rp 140.092. 880. 000 untuk sekolah negeri dan Rp 24.712.180.000 untuk sekolah swasta. Dengan rincian SD negeri mendapatkan jatah paling besar sebanyak Rp 109. 296.360.000, sementara SD swasta sebesar Rp 9.959.000.000.

“Kalau untuk SMP negeri sebesar Rp 30.823.520.000 dan SMP swasta Rp 14. 752.880.000,” bebernya.

Pencairan dana BOS tahun ini disebut berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana pada tahun lalu pencairan dana BOS dilakukan per triwulan namun tahun ini ini pencairan dana BOS dilakukan per enam bulan.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

“Ini sudah menjadi ketentuan pemerintah pusat. Pencairan  telah mulai dilakukan dari bulan Maret sampai Juni mendatang, ” pungkasnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here