GerbangIndonesia, Lotim – Jenazah salah seorang PMI korban kapal karam di perairan Malaysia beberapa waktu lalu kembali dipulangkan. Salah satunya jenazah Ahmad Sutrisno Pratama asal Kelurahan Denggen, Kecamatan Selong, Lotim.
Baca Juga: Soal Pengrusakan Ponpes As-Sunnah, Bupati Lotim Akhirnya Buka Suara
Jenazah Sutrisno diketahui dipulangkan bersama tujuh jenazah lainnya asal NTB. Dua orang berasal dari Lombok Tengah dan lima orang berasal dari Lombok Timur.
Janazah korban tiba di kampung halaman pada Rabu (6/1) pukul 16:00 Wita, dan langsung disambut Isak tangis para keluarga dan tidak sedikit para keluarga juga pingsan melihat kedatangan jenazah korban yang dulunya pergi dengan keadaan sehat namun pulang dalam keadaan tidak bernyawa.
Selanjutnya jenazah korban langsung dibawa ke masjid untuk disalatkan, kemudian langsung dikuburkan di TPU Kelurahan Denggen.
Salah seorang paman Korban, L Rainadi mengungkapkan, mendengar keponakannya menjadi salah satu korban kapal karam pada waktu itu, dirinya merasa terpukul dan merasa tidak percaya akan kejadian yang menimpa keponakannya itu.
“Di satu sisi kami bersukur atas bantuan dari pemerintah karena jenazah anak kami sudah dipulangkan secara cepat ke kampung halaman,” ucapnya saat ditemui seusai acara pemakaman, Rabu (6/1).
Ia berharap kepada pemerintah khusunya kepada penegak hukum agar mengusut tuntas tekong yang telah memberangkatkan korban secara ilegal dan diproses hukum.
Selain itu, dirinya berharap kepada pemerintah dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim, agar memberikan bantuan baik berupa santunan atau lainnya kepada ahli waris yang ditinggalkan.
Dirinya juga berharap, kepada Pemkab Lotim agar memberikan beasiswa atau biaya pendidikan kepada kedua anak korban. Dimana saat ini anak pertama korban masih duduk di bangku kelas 1 SMP dan satunya lagi masih berusia dua tahun. Mengingat saat ini sudah tidak ada lagi sosok seorang bapak yang menjadi tulang punggung meraka untuk mencari biaya sekolah.
Baca Juga: Viral Karena Sebut Makam Ulama Tai Anj*ng, Ustad Mizan Qudsiah Bakal Dilaporkan ke Polisi
“Kami harapkan dari pemerintah mungkin ada bantuan berupa besiswa atau biaya pendidikan yang diberikan kepada anak korban untuk kelangsungan pendidikan mereka kedepannya,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







